_______//~☆~\\_______
Ragandra memasang wajah tegas nan datar seperti biasa saat dimana ada seorang pemuda mendatangi rumah nya yang ia yakini alasan nya adalah salah satu dari putri nya
"Jadi... apa alasan kamu?"
Antariksa menarik nafas nya berusaha menetralkan detak jantung nya yang berdetak kencang. Dia merasa sekarat
"Om... saya... menyukai putri sulung keluarga ini" Terlihat jelas jika Aksa gugup dengan aura intimidasi Ragandra
Antariksa mengambil nafas sebelum lontaran kalimat kembali ia ucapkan "Saya mau mengambil langkah serius dengan Gheanda" Aksa menatap yakin
Ragandra tidak memudarkan tatapan nya yang tajam dan saat ini malah kian menajam saat Antariksa mengatakan itu. Bagi Antariksa ini sungguh tidak mudah demi apa pun
"Langkah serius apa yang kamu maksud?" Ragandra menatap Aksa tajam mengintimidasi tatapan nya sangat menusuk seperti burung elang yang siap menerjang mangsanya
"Saya mau menikahi Gheanda" Tatapan Aksa tak gentar dengan tekad nya entah apa hasilnya nanti tapi dia harus berani berbicara
Ragandra terkejut dengan pernyataan berani pemuda itu. Tak hanya Ragandra namun kedelapan gadis yang sedari tadi menguping dari tangga lantai dua
"Anjir demi apa?!" Raina membulatkan matanya
"Baru kali ini ada pemuda yang berani" Ucap Narsha
"Boleh juga nyalinya..." Ujar Janedetta
"Emang Kak Ghea suka ya sama dia?" Tanya Kanuela
"Gak tau sih tapi di pikir pikir emang nekat" Ucap Joanna
"Tapi feeling gue sih sama sama suka" Ucap Jihana
"Kira kira ayah setuju gak ya?"
Semua saudarinya mengoceh dan berkomentar tidak dengan Alyssa yang bersedekap di belakang sembari menjelajah pikiran nya yang overthingking kemana-mana. Gak mungkin kan kalo orang itu niat nyeriusin karena faktor kelepasan? Semalam aja dia memergoki
"Kalian ngapain?" Gheanda turun dengan pakaian casual namun tidak terlalu santai, dia melihat adiknya berjejer duduk ditangga seperti sedang menguping
"Kak! Jelasin! Lo deket sama pemuda itu?!" Joanna menatap Ghea tajam
"Kalian saling suka?" Ujar Janedetta
"Kalian mau nikah?" Ucap Kanuela
"Lo serius?" Tambah Rachel
Ghea menghela nafas kemudian mengangguk "Gue emang punya perasaan sama Aksa, selama ini kita temenan tapi kita akhirnya gak bisa nahan perasaan, Aksa bilang mau serius. Jadi... kalo di pikir, ucapan oma kemarin bener juga, kalo ngerasa udah ketemu yang pas dan dia bener bener serius menginginkan kita, kenapa harus di tunda tunda?"
Kanuela langsung memeluk kakak nya "Aaa kalo kak Ghea nikah bakal ninggalin kita dong? Kakak gak tinggal lagi di rumah ini? Terus siapa yang urusin kita?" Ujar Kanuela
"Iya... siapa yang jadi penengah di antara kita?..." Narsha bergabung memeluk Ghea
Ghea terkekeh memeluk kedua adik manja nya itu "Kalian kan udah besar, pasti bisa ngerawat diri sendiri. Lagian kan masih ada Rachel"
"Heh... emang lo optimis ayah bakal setuju?" Ujar Rachel
Ghea tersenyum kemudian mengangguk "Harus optimis"
KAMU SEDANG MEMBACA
nine girls: RAGANANDRA
FanfictionIni tentang kisah keseharian sebuah keluarga yang membuat iri seluruh kaum pribumi. Seorang ayah dan kesembilan putrinya Mereka merupakan sosok gadis hutan berkedok bidadari "JIHAAANNNA LO NGAPAIN DI ATAS GENTENG ASTAGA TURUN GAK!!" "KAK GHEA!! ALY...
