♧COMPLETED◇ Musuh bebuyutan yang dipertemukan kembali setelah perpisahan. tidak ada yang berubah, persaingan
♤Hwang Yeji x Hwang Hyunjin♧
Warning!
Bahasa Baku
OoC
Typos
Plot loncat
Rate Dewasa for safe
Jangan meninggalkan hate comment, kalau meningg...
Seorang lelaki dengan tatapan tajam kini menuruni mobil hummer miliknya. Setelan jas mahal, seakan ia bersiap untuk melamar seseorang.
Tapi tidak
Ia berjalan memasuki coffee shop kesayangannya.
"Americano, tambahkan 1 shot" ucapnya.
"hari ini pagi sekali?" tanya sang pemilik coffee shop.
"pertemuan penting, hidup dan mati" jawabnya.
Sang pemilik mengangguk mengerti dan memberikan pesanan miliknya.
Ice americano dengan tambahan 1 shot.
"semoga semua berjalan lancar hyunjin" ucapnya
Lelaki yang dipanggil hyunjin ini menaikkan alisnya dan tersenyum sekilas dan meraih americano dengan tulisan 'Fighting!' Di cup berukuran fentinya.
"gomawo seungmin" ucapnya dan membalik badan.
Terdengar bunyi dering khas dari kantong dalam bagian jasnya. Ia menghentikan langkahnya dan mengambil ponselnya.
"yeoboseyo" jawab hyunjin.
"cepat kemari!" teriak lelaki di seberang panggilan.
"mwo? Bukankah pertemuan masih satu jam lagi?" tanya hyunjin.
"ani, hanya saja, pesaing kita, auh!" lelaki yang bicara di telfon mendengus kesal. Tertekan nampaknya.
"ya!, katakana dengan jelas!" keluh hyunjin
Hyunjin menempelkan ponselnya pada pundaknya dan berjalan menuju pintu keluar coffeeshop dengan tergesa gesa seraya mencari kaca mata Balenciaga miliknya di kantung jasnya.
Ketemu
"saingan kita me-" belum selesai asistennya bicara hyunjin terkejut karena saat ia memasang kacamatanya sembari membuka pintu.
Byur!!!
Hyunjin menumpahkan kopinya kepada orang yang ada di hadapannya.
Memang tidak mengenai wajahnya.
Tapi cukup untuk membuat blazer orang tersebut bercorak coklat muda dengan inisial.
Hyunjin dengan sigap mematikan panggilan dan menaruh ponselnya di saku.
"maaf!" ucap hyunjin dan mengambil sapu tangannya yang selalu ia bawa kemana saja.
Orang yang ia tabrak tidak bicara apapun.
"ah" hyunjin mengeluarkan dompetnya dan memberikan beberapa lembar uang.
"untuk biaya pinatu" ucap hyunjin yang masih menunduk meminta maaf.
"kau pikir aku punya waktu untuk pergi ke pinatu sekarang?" tanya orang di hadapan hyunjin.
"ne?" hyunjin menatap orang ini.
"kau masih sama cerobohnya seperti saat di sekolah" orang ini, ah tidak, wanita ini melepas kaca mata hitamnya dan tersenyum dingin.
"bagaimana kabarmu hwang hyunjin?" tanyanya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.