Eighteen

694 108 22
                                        


Gadis dengan mini dress terbuka itu menghampiri Jisoo dengan angkuhnya, dia kemudian berdiri tepat di hadapan Jisoo dengan memberikan tatapan mengejek.

"Aku tidak menyangka Sehun Oppa akan membawa mu ikut, asal kau tau saja tak ada satupun orang-orang disini yang menyukai kehadiranmu." Ujar Jennifer sambil melirik kearah sekitar, seolah ingin menunjukkan bagaimana reaksi dan tatapan kerabat serta teman-teman Ibu Sehun kepada Jisoo.

Jisoo refleks menoleh ke sekitar dan benar saja beberapa orang yang melirik kearahnya memberinya tatapan sinis dan meremehkan, termasuk Ibu Sehun yang memperhatikan gerak-geriknya bersama Jennifer saat ini.

Gadis itu menghela nafasnya, kemudian mendongak menatap langsung Jennifer dan memberikan senyuman seolah dia tak peduli. Padahal dalam hati ketimbang sedih dan pilu dia justru menggerutu kesal kepada Oh Sehun yang menempatkannya dalam kondisi menyebalkan seperti ini.

"Sayangnya itu salah." Ucap Jisoo dengan tenang. Tepat saat itu dia dapat menangkap presensi Sehun yang berjalan sambil memainkan ponsel hendak kembali ke tempatnya berada.

"Ada satu orang yang saaaangaaatt menyukai kehadiranku disini." Lanjut Jisoo dengan nada dilebih-lebihkan sambil menjatuhkan tatapannya kearah Sehun, membuat Jennifer yang berada di depannya lantas menoleh kebelakang untuk melihat orang yang dimaksud.

Begitu Sehun hampir sampai, Jisoo lantas mengambil langkah lebih dulu menghampirinya, gadis itu dengan sengaja sedikit menyenggol bahu Jennifer saat melewatinya.

"Sehun..." Jisoo memanggil Sehun dengan nada yang sedikit dibuat manja, walau sebenarnya dia juga merasa geli mendengar suaranya. Tangannya dengan santai melingkari lengan kekar milik pemuda Oh, membuat pria itu sempat mengangkat alisnya heran sebelum akhirnya menyadari keberadaan Jennifer.

"Sehun, bisakah kita ke pantai saja? Aku tidak begitu suka suasana disini." Bujuk Jisoo dengan memberikan ekspresi merenggut, sejujurnya Sehun hampir terbahak melihatnya. Untung saja dia bisa menahannya namun tangannya tetap mencubit kecil pipi Jisoo.

"Baiklah, aku juga ingin berenang disana." Sahut Sehun yang disambut senyuman manis milik Jisoo.

"Baiklah, Ayo." Ajak Jisoo antusias namun Oh Sehun masih bergeming di tempatnya dan kini justru menunjuk pipinya.

"Kiss?" Pinta Sehun tiba-tiba, Jisoo tersenyum dengan kikuk sekarang matanya diam-diam mendelik, namun Sehun tak begitu peduli akan reaksinya. Bisa-bisanya pria ini memanfaatkan situasi, Jisoo jelas tak bisa menolaknya karena Jennifer masih menonton mereka sejak tadi.

Akhirnya Jisoo berjinjit sambil memegang pundak Sehun dan mendaratkan kecupan di pipi kanannya. Ekspresi Sehun sumringah setelahnya, ia juga tidak sadar ekspresinya berubah se drastis itu.


Oh Sehun ternyata tidak bohong saat mengatakan dirinya ingin berenang, Jisoo pikir pemuda itu hanya mengikuti alur percakapannya namun nyata nya lihat saja kini tubuh jangkungnya sibuk bergulung dengan ombak.

Tersisa Jisoo yang sejak tadi hanya berjalan-jalan di bibir pantai dan sekarang mencoba membuat istana pasir untuk mengusir kebosanan.

"Yak!" Jisoo memekik saat cipratan air mengenai wajahnya, dia mendongak dan mendapati Oh Sehun yang barusan melakukannya. Tanpa merasa bersalah Sehun justru tertawa menikmati ekspresi kesal Jisoo.

"Kau seperti anak kecil yang ditelantarkan." Komentar Sehun dihadiahi delikan mata Jisoo.

"Memang!" Sahut gadis itu dengan garang.

LOVE SCENARIO [Sehun Jisoo]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang