15. Resepsi

1.2K 41 1
                                        

Happy Reading...

Waktu makan siang telah tiba, Alby beranjak dari meja kerjanya berjalan beberapa langkah menuju ruangan Rey, ia mengetuk pintu setelah itu masuk.

"Ada apa Al?" Tanya Rey.

Rey baru saja akan keluar untuk makan siang.

"Ini undangan pernikahan gue."

Alby menyerahkan undangannya pada Rey.

Rey mengambilnya dengan senang hati lalu mulai membaca undangan tersebut.

"Loh? Ruby?" Rey kaget melihat nama pengantin wanita.

Rey menatap Alby mencoba meminta penjelasan.

"Bukannya lo pacarannya sama Miya? Kenapa lo bisa nikahnya sama Ruby?"

Rey benar-benar bertanya-tanya.

"Ceritanya panjang." Ucap Alby singkat.

"Ya udah kita makan siang bareng, lo harus jelasin semuanya sama gue." Ajak Rey.

Rey membawa Alby ke restoran dekat kantor, terlebih dahulu mereka memesan makanan setelah selesai makan barulah Alby mulai bercerita.

"Sebenarnya gue udah kenal lama sama Ruby, dulu kami satu sekolah bahkan sempat jadian, setelah lulus kami putus gara-gara orang tua Ruby nggak restuin hubungan kami."

"Hah?" Rey benar-benar terkejut mengetahui fakta itu.

"Waktu lo nyuruh gue bantuin lo buat jebak Ruby, dia nggak terima dan balas jebak gue biar gue putus sama Miya tapi untungnya Miya mau mengerti dan gue nggak jadi putus sama Miya."

"Serius? Ruby balas dendam gitu? Kok lo nggak cerita sama gue." Kata Rey.

"Gue takut nanti lo kepikiran."

"Terus gimana lanjutannya?" Tanya Rey masih penasaran.

"Ternyata Ruby belum puas ngangguin hubungan gue sama Miya, tiba-tiba Ruby datang waktu acara lamaran gue sama Miya, dia bilang dia hamil anak gue padahal dia cuma ngarang saking nggak maunya dia lihat gue bahagia."

"Gila tuh Ruby bisa-bisanya dia lakuin itu, itu udah keterlaluan sih." Komentar Rey.

"Seminggu setelahnya gue dipaksa nikahin dia, malamnya dia ngaku kalau nggak hamil, disitu gue bener-bener marah banget tapi gue nggak bisa lakuin apa-apa karena kami udah terlanjur nikah."

"Jadi lo udah nikah sama dia?" Tanya Rey.

"Iya, udah jalan dua bulan." Ungkap Alby.

"Harusnya lo cerita sama gue." Ujar Rey.

"Gue belum siap lo tau, apalagi dia mantan tunangan lo."

"Terus kenapa sekarang lo mau resepsi?" Tanya Rey lagi.

"Ruby hamil, dia minta buat diadakan resepsi biar orang-orang tau kalau kami udah nikah, dia takut kalau anak kami lahir disangka anak hasil di luar nikah." Ungkap Alby mengakhiri penjelasan panjangnya.

"Gila, gue sampai speechless denger cerita lo." Kata Rey tidak mampu berkomentar lebih.

🍁🍁🍁

Di lain tempat, Ruby juga sedang ada janji dengan seseorang.

Saat ini Ruby duduk sendiri di sebuah kafe menunggu orang itu.

"Maaf telat, udah nunggu lama?" Tanya orang yang baru datang lalu duduk di depan Ruby.

Yang ternyata adalah Bagas.

RUBY & ALBY [ON GOING]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang