GAVRIEL 4

16 0 0
                                    

<____________________>
Selamat datang
Selamat membaca
Warning!!!!!
Ini hanya fiksi 100% fiksi
Tidak sesuai dengan KBBI dan EYD
Banyak typo
Banyak kesalahan
Jadi mohon di maafkan
dan Selamat membaca!!!
<_______________________>

GAVRIEL
"Pelangi datang setelah awan hitam"
<______>
|
=

"Mau kemana nih bro pagi-pagi udah bangun?"tanya ayah gavriel saat melihat gavriel turun dengan muka bantal nya di jam yang biasanya dia masih tidur.

"Hmm?"linglung gavriel dengan mata yang masih merem karna silau dan sepet.

"Tumben udah bangun"kata ayah

"Iyaaa"jawab gavriel

"Cuci muka dulu sana "perintah ayah tapi gavriel malah memilih rebahan di sofa.

"Ayah mau pergi mancing kamu mau kemana hari ini? Gak mau kerumah bunda?"tanya ayah sambil ikut duduk di samping gavriel.

Orang tua gavriel sudah bercerai sejak lama makan dari itu hanya ada ayahnya disini dan gavriel memilih tinggal bersama ayahnya karna suatu dan lain hal yang mungkin akan di ceritakan nanti.

"Gak"jawab gavriel, dan ayah hanya bisa menghela nafas mendengar jawaban gavriel.

"Cuci muka, mandi, sarapan"ujar ayah sambil mengusap rambut gavriel yang gondrong. "Cari pacar gih! Biar ada yang ngurusin kamu"kata ayah tiba-tiba.

"Kalo ngurusin mah istri yah bukan pacar"ucap gavriel dengan muka tertelungkup di bantal sofa.

"Yaudah nikah gih"

"AYah anak mu baru SMA, Ktp aja masih baru"

"Hehehe"tawa ayah

Setelah tawa itu selesai suasana kembali hening dengan ayah yang masih mengusap rambut anaknya dan gavriel yang menikmati usapan itu.

Lagi enak-enaknya momen ayah dan anak tiba-tiba ada suara yang datang dari arah pintu.

"WOY ZAFAR! JADI MANCING GAK?!"teriak seseorang yang datang dan main nyelonong aja masuk. "Eh?! Lagi momen bapak anak ternyata hehe sorry yee ganggu"lanjutnya

"Diem lo! Anak gua keganggukan tuh! Ini rumah gua ya bukan hutan, lu ngomong biasa juga kedengeran! gua gak budeg!"omel ayah gavriel

"Manteb amat gavriel jam segini dah bangun, onoh anak gua si arsen masih ngebo ngedekem di kamarnya"

"Beda lah itu anak lo, ini anak gua"

Yapp! Yang datang tiba-tiba adalah Hendra Balin alias om hendra bapak dari seorang Balin Arsenio atau kita kenal Arsen.

Seperti yang sudah diceritakan sebelumnya gak cuma anaknya yang akrab dan sahabatan tapi para orang tua merekapun akrab dan sahabatan, ayah gavriel sangat kenal dengan semua orang tua dari inti ZEVENTORS apalagi orang tua arsen dan cakra yang udah lebih dulu kenal sebelum anaknya kenal.

"Hayok! Jadi mancing kagak?"tanya om hendra

"Bentar! Tunggu bentar"kata ayah yang langsung pergi dari sana tapi pas mau menaiki tangga dirinya berbalik. "Duduk dulu asal jangan anak gua lu dudukin, kalo mao minum mandiri ambil sendiri jangan ngelunjak"

"Iyaa elah"jawab om hendra yang duduk di sofa lainnya sambil bermain hp ala bapak-bapak dan bersiul.

Merasa terganggu dengan siulan bapaknya arsen itu gavriel bangkit dan meninggalkan om hendra gitu aja disana tanpa omongan.

"Kaget aku, untung gak jantungan"ujar om hendra mengelus dada sambil melihat perginya gavriel.

"Hayok berangkat!"ajak ayah yang sudah siap dengan segala perlengkapanya.

GAVRIEL Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang