chapter 9

16.4K 700 7
                                        

بسم الله الرحمن الرحيم

A

salamualaikum semua, sebelum baca jangan lupa follow ya, terus jangan lupa vote juga, Terima kasi

Happy Reading...


"Saya tau kamu bukan yang pertama yang mengisi hati saya tapi saya ingin  kamu yang menjadi terakhir  yang singgah di hati ini"

@_almuhdorsyrfha

@_almuhdorsyrfha

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Selesai revisi.

"Asalamualaikum umma,abi"

"Waalaikumsalam, raihan"jawab bu nyai lalu bu nyai berdiri dan merentangkan tangan nya.

"Umma, raihan kangen banget sama umma, umma apa kabar umma sehat kan?"
Ucap Gus rihan sambil memeluk bu nyai sangan erat.

"Jadi ngak rindu sama abi ni" sindir pak kiyai.

"Ngak kok bi rihan juga rindu abi"

"Sini peluk abi juga dong"
Lalu pak kiyai memeluk Gus raihan dan bu nyai.

"Jadi ngak ada yang mau peluk nabil ni, iya deh nabil kan bukan siap siapa"

"Emang, kan kamu kemarin di temuin umma di kali"jawab Gus  raihan sambil tertawa lepas.

"Ya ampun anak abi ini udah dewasa loh bil han masi aja kayak anak kecil yaudah sini peluk abi"
Lalu Gus nabil berjalan menuju umma abi dan Gus raihan.

"Kamu udah makan han? ayok umma udah siapin kamu makanan kesukaan kamu, ayok bil makan sama mas kamu"

"Ngak umma nabil mau ke sekolah dulu, nabil ada tugas yang belum selesai, nabil juga tadi sudah makan sama Adit di bandara"

" nabil ke sekolah dulu ya umma abi mas asalamualaikum "

"Waalaikumsalam " jawab jawab mereka semua.

                              *****

"Ayok ri buruan bawa nuna ke UKS, kasihan dia udah lemes banget, ayok bantu aku angkat nuna''

"Ayok ra"

Lalu mereka mengangkat nuna dan membawa nya ke UKS, dan di ikuti dani dan indra.

Lalu dari kajahuan Gus nabil melihat mereka ramai ramai ke UKS sekolah, karena merasa penasaran gus nabil menyusul mereka ke UKS .

Di balik seribu jendela(END) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang