chapter 38

14K 542 5
                                        


بسم الله الرحمن الرحيم

Asalamualaikum semua, sebelum baca jangan lupa follow ya, terus jangan lupa vote juga, Terima kasi
Happy Reading...

Mendapatkan sesuatu itu mudah, tapi yang susah itu menjaganya.

(Gus nabil Ashraf al ghifari)

(Gus nabil Ashraf al ghifari)

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Selesai revisi

Setelah seminggu hanya di rumah, hari ini humaira ingin meminta izin dengan gus nabil kalau dia ingin kembali sekolah, karena juga dia merasa sangat bosan terus terusan di rumah, humaira sudah siap dengan seragam sekolah nya, padahal Gus nabil masi belum mengizinkannya untuk sekolah tapi humaira tetap kekeh untuk sekolah.

"Sayang kamu yakin mau sekolah hari ini? " ucap Gus nabil, yang khawatir dengan keadaan humaira.

"Iya a' humey bosen banget di rumah terus, humey juga kangen sama teman teman, boleh ya a' humey sekolah" ucap humaira memujuk Gus nabil dengan sambil menunjukan wajah imutnya.

"Yaudah iya, tapi ingat jangan sampe kecapean, dan hati hati juga, nanti biar a'a yang antar" ucap gus nabil.

"Oke a'a Terima kasih " ucap humaira sambil memeluk erat tubuh tegap Gus nabil.

Gus nabil membalas perlukan humaira, dan Gus nabil megencup puncak kepala humaira berkali kali, sambil merapikan hijab humaira.

*****

Di pondok pesantren AT'TAQWA sudah beredar tentang Gus nabil yang sudah menikah dengan humaira, mereka semua sangat terkejut saat mendengar kabar itu, dan banyak juga yang tidak suka kalau istri Gus nabil adalah humaira.

Mobil Gus nabil sampai di depan sekolah, saat Gus nabil turun dari mobil semua pasang mata tertuju pada nya, Gus nabil berlari kecil ke samping mobil lalu Gus nabil membukakan pintu mobil untuk humaira

Semua santriwati heboh, saat melihat humaira keluar dari dalam mobil Gus nabil, ternyata berita tentang humaira yang menikah dengan Gus nabil, memang benar.

"Ternyata berita tentang gus nabil yang menikah itu benar" ucap nadira yang memperhatikan gus nabil dan humaira dari kejauhan.

"A' humey masuk dulu ya, asalamualaikum" ucap humaira sambil mengambil tangan Gus nabil dan di letakan di hidungnya.

Gus nabil terus memperhatikan humaira sampai tubuh humaira menghilang dari pandangan nya, setelah itu gus nabil memarkirkan mobilnya di parkiran sekolah.

Saat humaira masuk ke dalam kelas semua memperhatikannya, dengan tatapan tidak suka, humaira mengerti dengan tatapan semua santriwati itu, tapi dia tidak meghiraukan dia memilih langsung duduk di kursinya.

Di balik seribu jendela(END) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang