Z [ 8 ]

1.3K 60 6
                                        

“ sudah kasih undangan ke zainab, is ? “ tanya kak Asfya

Merasa dirinya diajak bicara oleh kakaknya, Ayyis pun berhenti muroja’ah hafalan nya.

“ sudah kasih undangan ke zainab ? “ tanya kak Asfya lagi

Ayyis terdiam beberapa detik kemudian ia menggeleng, ia belum siap jika zainab mengetahui bahwa orang yang disukai nya akan menikah dengan sahabat nya sendiri. Tidak ada yang mengetahui bahwa zainab suka Fattah, selain ayyis.

“ astaghfirullah ayyis! Besok acaranya, kalau kamu enggak undang zainab ya kakak tetap akan undang ammah shofuro “ kak Asfya

Ammah shofuro adalah bunda zainab, ammah shofuro merupakan teman umi nya sewaktu smp. Jadi wajar saja jika zainab dan ayyis ini selalu bareng kemanapun. Kecuali sewaktu di bogor, zainab tidak ikut melanjutkan disana.

“ iya nanti ayyis kasih ke zainab waktu ketemu di kampus. Yaudah ayyis berangkat dulu ya “ pamit Ayyis

“ iya, benar ya dikasihkan undangan nya “
Ayyis mengangguk, kemudian salaman dengan kak Asfya

“ assalamu’alaikum “ Ayyis

“ wa’alaikum salam “ kak Asfya

Padahal sudah H-1 tapi ayyis masih tetap masuk kuliah, bahkan katanya setelah menikah pun ia masih masuk kuliah. Tidak ada libur dalam kamus ayyis, karena takut tertinggal mata kuliah. Kesepakatan itu juga sudah di setujui oleh Fattah, bagi nya menuntut ilmu itu penting. Dan jangan jadikan menikah sebagai penghalang untuk menuntut ilmu, dengan menikah harus jauh lebih semangat belajarnya.

°°°°°

“ zainab, ini buat kamu “ ujar Ayyis dengan menyodorkan undangan ke zainab
Zainab menatap ayyis sejenak, lalu mengambil undangan itu

Fattah & Ayyis “ ucap zainab

Zainab menatap ayyis lama, lalu tersenyum
“ barakallah ayyis ku, akhirnya nikah juga “ ucapnya lalu memeluk ayyis

“ k-kamu enggak marah ? “ tanya ayyis hati-hati

Zainab menggelengkan kepalanya

“ pada akhirnya aku hanya bisa menjadi seperti Fatimah, cinta dalam diam. Ya sebenarnya mau marah tapi karena yang nikah sama Fattah itu kamu, teman aku sendiri. Jadi aku justru bahagia, karena Fattah akan menikah dengan perempuan yang tepat “ ucapnya masih memeluk ayyis

“ tapi kamu beneran enggak apa ? “ tanya ayyis ragu

Zainab melepaskan pelukan nya, tersenyum dan memegang kedua bahu ayyis

“ hy girl, kalau dibilang enggak apa ya engga. Tapi gimana lagi kalau emang yang tertulis di lauhul mahfuz itu nama kamu, aku bisa apa ? ikhlas emang bohong tapi buat teman terbaik ku ini, aku akan ikhlas melihat kamu bersanding di pelaminan dengan Fattah “ Zainab

“ karena hari ini adalah hari terakhir masa lajang nya temanku, aku mau  traktir kamu makan sepuasnya di kantin kampus “ Zainab

“ kebalik zainab, aku yang akan traktir kamu “ ucap ayyis

“ no! aku yang traktir kamu “ Zainab

“ Jazzakumullah khoiron zainab, yaudah ayo. Pura-pura bahagia itu butuh energi “

“ hei aku beneran ikhlas, enggak pura-pura bahagia “ zainab

Kedua nya pun berjalan menuju kantin, jam pertama akan di mulai 08.30 sekarang jam 08.00. masih ada 30 menit mereka untuk makan

“ assalamu’alaikum ayyis zainab “ sapa seseorang itu

“ wa’alaikum salam “

“ wa’alaikum salam, haula! Kangen banget “ jawab zainab heboh

ZAZECGUENLO [END] Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang