십삼

1.7K 143 18
                                        

Ketika mereka sampai di toko baju yang di maksud yedam, mata asahi langsung menuju ke sebuah baju yang terpajang di sebuah mannequin. Desainnya sangat cocok dengan style fashion asahi. Mereka pun langsung menuju ke sana. Asahi langsung memilih - milih warna yang ia suka dan ukuran yang pas untuknya. Yedam juga ikut exited dan menyarankan beberapa baju pilihannya pada asahi.

"Nih hyung.. cakep.. kayak lo.. hehe" gombal yedam seraya menunjukkan sebuah baju pada asahi.

"Gak usah gombal mulu lo.. gak mempan buat gue" bohong asahi, padahal jantungnya sudah berdegup kencang sejak tadi.

Mereka kembali asik melihat - lihat dan memilih - milih baju. Sampai tiba - tiba ada yang memeluk erat yedam dari belakang.

"Di sini lo ternyata" 

"J-jeongwoo? Lepas ih.. lo ngapain di sini?" tanya yedam sembari mecoba melepaskan pelukan jeongwoo.

"Nyariin lo. Kata hyunsuk hyung lo pergi ke mall berdua sama asahi hyung.. yaudah gue susul" jawab jeongwoo tanpa melepas pelukannya.

"Ngapain pake acara nyariin gue segala?"

"Gue liat haruto peluk - pelukan sama junkyu hyung kayak gak terjadi apa - apa kemaren. Trus pas gue pindah tempat, malah ngeliat doyoung hyung sama junghwan mesra - mesraan. Jadi gue mau nyari ketenangan.. di elo.." jeongwoo pun lalu mengusel - uselkan wajahnya pada ceruk leher yedam. Mungkin ini sudah menjadi hal favorite bagi seorang park jeongwoo.

Asahi yang melihat adegan itu dan mendengar percakapan mereka langsung saja berlalu menuju ruang fitting. 

"Kenapa sakitnya sama kayak pas gue liat jaehyuk sama mashiho?" gumam asahi pelan, bertanya pada dirinya sendiri.

"Kenapa nasib gue gini banget sih.. Suka sama tiga orang, tapi tiga - tiganya gak ada yang bales perasaan gue.." Ia menatap dirinya sendiri pada cermin di fitting room, lalu tersenyum kecut.


Beberapa menit asahi berdiam diri di fitting room. Saat hatinya mulai sedikit lebih tenang, ia kembali ke mana ia meninggalkan yedam tadi untuk mengembalikan salah satu baju yang tidak jadi ia beli. Dan ternyata yedam dan jeongwoo masih ada di sana.

"Pas yang itu, hyung?" tanya yedam setelah berhasil melepas pelukan jeongwoo.

"Iya"

"Mo beli?"

"Iya"

"Yaudah ayo bayar.. abis ini mo kemana lagi?"

"Kalian jalan berdua aja. Gue mo balik" Asahi langsung meninggalkan mereka dan menuju ke kasir untuk membayar pakaian yang ia pilih tadi. Setelahnya, ia benar - benar pergi dari toko itu dan kembali pulang ke mansion berlian.


"Kok aneh ya..." Gumam yedam seraya menatap kepergian asahi. Ia merasa ada yang berbeda pada hyungnya itu. Ia tadi begitu semangat sampai menarik - narik yedam menuju toko baju ini. Tapi sekarang? Ia malah terlihat badmood dan langsung pergi begitu saja.

"Nonton aja yuk.." ajak jeongwoo.

"Lo aja sendiri deh.. gue mo ngejar asahi hyung aja.."

"Tega lo, hyung..! Lagi galau gue nih..! Ntar kalo gue tiba - tiba kesambet setan trus gue di bawa ke rooftop trus di suruh lompat trus gue mati gimana? Mau lo?"

"Ish!! Mulut lo!! Jaga omongan lo, park jeongwoo!!" kesal yedam sambil menepak jeongwoo.

"Makanya ayoooo.... temenin guee..." rengek jeongwoo seperti anak kecil meminta dibelikan mainan.

"Iya iyaaa..." ucap yedam akhirnya. Dan jeongwoo pun langsung tersenyum girang, lalu menggenggam tangan yedam dan menariknya menuju ke bioskop.



💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎



Bioskop.

Setelah jeongwoo membeli 2 tiket, 1 popcorn berukuran besar, dan juga 2 gelas soda, mereka berdua hendak mencari tempat duduk untuk menunggu theaternya di buka. Namun, saat mereka sedang mencari, mereka tidak sengaja melihat jaehyuk dan mashiho yang baru saja keluar dari salah satu theater. Jeongwoo hendak memanggil mereka, namun ditahan oleh yedam, karena jaehyuk terlihat sedang berbicara serius pada mashiho.

Di situ lah yedam mencuri dengar percakapan jaehyuk dengan mashiho.

"Iya, mashi.. gue sebenernya udah sayang banget sama asahi.. tapi kayaknya gue harus mundur deh.." Ujar jaehyuk dan terlihat aura kesedihan di matanya.

"Loh? Kenapa mundur, jae?" tanya mashiho. Sebenarnya ia tau apa yang terjadi. Tetapi mashiho sangat ingin meyakinkan jaehyuk untuk terus maju mendapatkan hati asahi.

"Gue pernah gak sengaja denger kalo asahi gagal move on dari junghwan.. gue yakin karna insiden junghwan nge lap bibir asahi di kampus waktu itu. Tapi kalo masalah itu, gue gak begitu takut karena junghwan udah punya doyoung. Masalahnya.. ada satu hal lagi.."

"Hah? Apa?"

"Gue rasa... Asahi suka sama yedam sekarang.."


Yedam langsung mematung di tempatnya. Begitu juga jeongwoo yang ikut mencuri dengar percakapan jaehyuk dan mashiho tadi. 

"Jadi itu alesan dia bersikap kayak tadi? Dia jealous?" gumam yedam.

"Tapi kenapa bisa dia naro hati buat yang lain? Gue pikir dia juga suka sama jaehyuk hyung?" tanya jeongwoo pada yedam.

"Asahi mikir klo jaehyuk tuh suka sama mashiho, woo.." jelas yedam.


Jeongwoo terlihat berpikir sejenak. Lalu tiba - tiba saja ia berlari mengejar jaehyuk dan mashiho yang baru saja keluar dari area bioskop.

"Hyung!" panggil jeongwoo seraya menepuk bahu jaehyuk.

"Loh? Woo? Lo di sini juga?" Jaehyuk sedikit kaget dan heran bisa bertemu dengan jeongwoo di bioskop itu.

"Gak penting gue di sini atau di mana kek. Gue cuma mo bilang.. mending lo tembak asahi hyung! Gue geregetan liat lo berdua!" ujar jeongwoo.

"Tapi klo gue di tolak gimana, woo? Gue gak yakin dia suka sama gue"

"Dia suka sama lo, hyungggggg!! Justru dia jealous liat lo sama mashiho hyung..!"

"Hah?" Jaehyuk sungguh tidak percaya pada apa yang di ucapkan jeongwoo itu.

"Bener, jae. Sebenernya asahi pernah curhat ke gue. Dia gagal move on dari junghwan karna dia ragu.. Dia pikir lo suka sama gue.." Jelas mashiho.

"Kan... buruan tembak hyungg!! Pepetin teruuss!! Dari pada ntar lo nyesel.." kata jeongwoo berusaha meyakinkan jaehyuk.

"Okedeh.. akan gue usahain deketin dia lagi.." jawab jaehyuk akhirnyaa yang membuat jeongwoo dan mashiho tersenyum senang. 

"Yaudah hyung.. gue masuk dulu ya" pamit jeongwoo lalu kembali menghampiri yedam yang ia tinggalkan di dalam bioskop.


"Jeongwoo! Lo ngapain pake acara ngejar mereka sih? Lo bilang apa aja ke jaehyuk hyung? Gak yang aneh - aneh kan?" tanya yedam sedikit panik.

"Gue gak ngapa - ngapain kok tadi. Gue cuma nge yakinin jaehyuk hyung buat nembak asahi hyung aja.. Karna.."

"Karna?"




"Gue gak mau lo di rebut sama asahi hyung, hyung.."



TBC









Don't forget to vote, comment, and follow. Thank u^^














Tiktok: @Sinballalagattaa 

Love Obstacles {END}Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang