"Eh.. dam! Ada kecelakaan anjir di sono!" pekik hyunsuk seraya memberikan ponselnya pada yedam. Yedam pun langsung mengambil ponsel hyunsuk dan melihat beritanya.
"Kecelakaan tunggal sebuah motor ninja berwarna hitam. Pengendaranya, yang merupakan seorang pria, tewas di tempat" Yedam membaca postingan di media sosial itu. Lalu ia teringat sesuatu.
"Hyung! Motor jeongwoo kan ninja hitam!" yedam dan hyunsuk langsung bangkit dan bergegas dengan paniknya untuk menuju ke taman dekat perpustakaan kota. Para penghuni mansion berlian yang lain pun ikut panik saat diberitahu hyunsuk dan mereka ikut pergi bersama ke taman itu.
Sesampainya di sana, jasad korban kecelakaan tunggal itu sudah di tutupi kain, dan terlihat banyak darah berceceran di sekitarnya. Tak jauh dari jasad itu, motor ninja hitam yang mengalami kecelakaan terlihat sudah sangat rusak parah. Yedam begitu shock dan tidak percaya akan apa yang ia lihat. Kakinya seketika lemas hingga ia jatuh berlutut dan menangis sejadi - jadinya.
"Jeongwoo - ya...."
"Apa ini alasan tadi siang lo nanya pertanyaan itu?" lirih yedam dan air matanya mengalir semakin deras. Mashiho dan junkyu berusaha menenangkan yedam. Mereka akhirnya memutuskan untuk membawa yedam ke tempat yang lebih sepi agar ia bisa lebih tenang.
Sampai tiba - tiba..
"Lah.. itu jeongwoo hyung.." ujar junghwan seraya menunjuk ke arah jeongwoo yang berdiri tak jauh dari tempat mereka, sedang menyeruput iced chocolatenya sembari menatap heran ke arah mereka. Yedam langsung mengangkat kepalanya, mencari keberadaan jeongwoo. Setelah melihatnya, yedam berlari sekencang mungkin, menubruknya, dan memeluk jeongwoo sangat erat dan menangis di pelukannya.
"Hyung.. kenapa nangis? Baru gue tinggal bentar udah kangen aja.." ujar jeongwoo sambil mengusap - usap punggung yedam, berusaha menenangkannya.
"Bukan kangen b*go!" celetuk haruto.
"Ada kecelakaan di sana.. motornya ninja item.. kita pikir itu elo" Jelas jihoon.
"Yaampun hyungg... Gue belom siap mati kalii.. Gue belom pacaran sama lo.. belom nikah sama lo.. belom bikin dedek.. aawwww.. sakit.. sakiitttt.." tentu jeongwoo mendapat cubitan di perutnya dari yedam.
"Sialan lo!! Gue udah panik!! Motor lo kan ninja item, woo!" Ujar yedam di sela tangisannya.
"Itu dia, hyung.. gue tadinya mau ajak lo jalan - jalan pake motor baru gue. Gue baru beli ducati.. tuh liat! Keren kan?" jeongwoo dengan bangganya menunjuk motor ducati panigale v4 berwarna hitam yang terparkir tak jauh dari tempat mereka berdiri.
"Tapi lo nya nolak.. " sambung jeongwoo.
"Ya lo gak bilang!" kesal yedam.
"Ya kan surprise!" ujar jeongwoo tak mau kalah.
"Udah udahh... yang penting kan sekarang jeongwoo lo aman, dam. Kita balik ke mansion aja ayok.." ajak hyunsuk.
"Tau nihh.. gue pengen lanjut rebahaann.." kata junkyu yang kini menggelendoti lengan haruto.
"Gue juga lagi mo masak tadi.." ujar mashiho.
"Lah iya yak.. maen kita tinggal aja tadi" timpal jihoon.
"Yaudah kalian balik aja ke mansion. Gue mo ajak yedam hyung ke suatu tempat dulu" kata jeongwoo.
"Sejak kapan lo bawa helm dua?" tanya yoshi yang baru melihat ada satu helm lagi yang terikat di jok belakang. Ia heran karena biasanya jeongwoo tidak pernah membawa helm cadangan.
"Sejak gue deket sama yedam hyung. Karna itu khusus buat yedam hyung kalo tiba - tiba pergi mendadak kayak sekarang" jelas jeongwoo yang membuat yedam sedikit tersipu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Love Obstacles {END}
Fan-FictionCinta membingungkan antara Hyunsuk, Jihoon, Yoshi, Junkyu, Mashiho, Jaehyuk, Asahi, Yedam, Doyoung, Haruto, Jeongwoo, dan Junghwan. Bukannya bersemi, malah bersegi.... Follow us on TikTok @Sinballalagattaa
