십사

1.7K 135 4
                                        

"Jeongwoo! Lo ngapain pake acara ngejar mereka sih? Lo bilang apa aja ke jaehyuk hyung? Gak yang aneh - aneh kan?" tanya yedam sedikit panik.

"Gue gak ngapa - ngapain kok tadi. Gue cuma nge yakinin jaehyuk hyung buat nembak asahi hyung aja.. Karna.."

"Karna?"

"Gue gak mau lo di rebut sama asahi hyung, hyung.."

"Hah? Maksud lo?" Tepat setelah yedam bertanya apa maksud perkataan jeongwoo, pemberitahuan bahwa theater mereka telah di buka pun terdengar di seluruh penjuru bioskop. Jeongwoo pun langsung mengajak yedam untuk segera masuk. Namun, selama menonton, yedam tidak fokus pada film yang di tayangkan. Pikirannya terus mengarah pada perkataan jeongwoo tadi.

Sampai film berakhir pun, yedam masih larut dalam pikirannya.

"Mau ke mana lagi nih? Mau jajan gak? Atau mau beli sesuatu?" tanya jeongwoo.

"Hm..? G-gak tau mau ke mana lagi.."

"Tadi yang beli baju asahi hyung doang.. lo gak beli?"

"Belom sempet milih tadi.."

"Yaudah ayo" Jeongwoo kemudian menggapai tangan yedam, menggenggamnya erat, lalu mengajaknya pergi kembali ke toko baju tadi.

Yedam hanya bisa menatap tangan mereka yang bertaut dan mengikuti langkah kaki jeongwoo. Detak jantungnya sudah tidak bisa dikendalikan. Jeongwoo terus menggandengnya seakan ia tidak ingin kehilangan yedam.

Setelah sampai di toko baju, jeongwoo langsung mencari baju yang sekiranya cocok dengan yedam.

"Nih.. bagus gak?" jeongwoo menunjukkan 2 buah kaos hitam bergambar masing - masing setengah hati, yang jika di satukan menjadi satu hati yang utuh. Yedam menatapnya heran.

"Trus yang satu lagi buat siapa?"

"Gue lah.."



💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎







Malam harinya, setelah makan malam, jaehyuk mengunjungi kamar mashiho. Ada yoshi juga di sana. Tadi siang, saat ia bertemu dengan jeongwoo di bioskop, dan mendengar ucapan jeongwoo, ia menjadi yakin untuk menyatakan perasaannya pada asahi. Namun, saat makan malam tadi, ia melihat ada kecemburuan di mata asahi saat melihat yedam begitu dekat dengan jeongwoo. Mereka banyak bercanda berdua dan jaehyuk melihat bahwa asahi menatap mereka seperti tidak suka. Ia menjadi ragu kembali.

"Lo kenapa lagi sih, jae? Tadi siang lo udah yakin banget mau nembak asahi.. kenapa ragu lagi?" Tanya mashiho pada jaehyuk yang kini sedang terduduk lemas di pinggir ranjangnya, sedangkan ia dan yoshi duduk di sebuah sofa panjang.

"Gue rasa... asahi mulai suka sama yedam.." lirih jaehyuk sambil tertunduk.

"Hah? Lo tau dari mana kalo asahi suka sama yedam?" kini berganti yoshi yang bertanya.

"Apa lo gak liat tadi? Pas makan malem? Yedam banyak bercanda berdua sama jeongwoo, dan asahi... dia natap mereka kayak gak suka gitu.. dia kayak..... cemburu.."

"Jae.. lo tau sendiri kan kalo anak - anak penghuni mansion berlian ini selalu curhat sama gue. Dan asahi juga selalu nyeritain masalahnya ke gue. Tapi dia gak pernah sekali pun nyeritain yedam, jae. Mungkin aja dia cuma iri ngeliat yang lain berpasangan, tapi dia gak ada.." ujar mashiho mencoba meyakinkan jaehyuk.

"Tapi... nih ya.. pas hari di mana gue denger asahi cerita kalo dia gagal move on dari junghwan, yedam tuh nyemangatin dia banget dan sampe genggam tangan asahi segitunya. Apalagi tatapannya.. dalem banget. Dan asahi? Tatapan dia mulai agak lain dari situ! Gue yakin banget asahi jatuh hati sama yedam, mashii..."

Love Obstacles {END}Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang