22. Berbaikan

1.3K 81 8
                                        

Pukul 23.30......

Akhirnya mereka sampai di sebuah pantai yang berdekatan dengan villa milik Jeff, Jeff sengaja membangun villa tersebut berdekatan dengan pantai karna ia juga sangat menyukai suasana pantai.

"Wooooh"ucap Barcode yang terpukau dengan pemandangan pantai malam yang indah.

"Kamu suka baby??" tanya Jeff yang mengikuti langkah kaki Barcode.

"Hmm, aku sangat menyukainya" jawab Barcode.

"Hey, ayo berkemas dahulu" ucap Biu yang memanggil Jeff dan Barcode.

"Sayang ayo masuk ke villa dan istirahat, besok kita akan melihat pantai lagi" ajak Jeff.

Barcode hanya mengikutinya saja, ia kembali kemobil untuk mengambil barang-barang dan juga beberapa snack yang tersisa.

Didalam.....

"Jeff" panggil Barcode.

"Hmm" jawab Jeff yang masih sibuk berkemas.

"Apa kau sering berkunjung kesini??" tanya Barcode.

"Ya, namun awalnya aku tidak begitu menyukai pantai, hingga seseorang membuatku menyukainya" ucap Jeff.

Barcode diam, karna ia tau orang yang dimaksud oleh Jeff.

"Hingga saat ini pun seseorang itu masih menyukai suasana pantai" ucap Jeff yang melihat kearah Barcode.

"Kenapa kau melihatku" tanya Barcode dengan gelisah.

"Kamu pikir aku tidak mengenalmu, Bintang" ucap Jeff yang berhasil membuat Barcode kaget.

"Se-sejak kap-" ucap geroji Barcode yang dipotong.

"Pertama sejak kau kaget aku memiliki Alergi, karna saat itu terakhir kita berjumpa, saat kita memakan seafood dan membuatku koma serta kesalah pahaman yang dibuat oleh Bible. Kedua saat kamu meminta Mochi agar tinggal dimansion, kamu memintanya karna kamu tau aku membencinya dan agar kamu bisa jauh dariku saat dirumah. Ketiga kamu yang gelisah saat mengetahui Password Hp ku, padahal passwordnya sudah lama aku pakai. terus betapa antusiasnya kamu melihat pantai, kamu pikir aku gak bisa baca itu semua?" Ucap Jeff.

Barcode terdiam, semua yang ingin dia sembunyikan, semua rahasia yang ia tutupi sudah terbongkar.

Namun air mata Barcode tiba-tiba turun, hal yang selama ini ia tahan tumpah begitu saja. Jeff yang melihat itu pun menghampirinya dan memeluknya. Barcode memberontak saat Jeff memeluknya, hatinya sungguh sakit saat mengingatnya. Jeff masih memeluknya dan enggan melepaskannya.

"LEPAS!!!!, AKU BENCI, AKU BENCI HARUS MENANGIS LAGI KARNAMU, AKU LELAH MENAHAN SEMUANYA" teriak Barcode memberontak.

"Tenanglah sayang" ucap Jeff menenangkan Barcode.

"KAU MEMBUATKU JATUH CINTA PADAMU DAN DENGAN SEENAKNYA KAU MENINGGALKANKU BEGITU SAJA, LALU SEKARANG KAU DATANG KEMBALI DENGAN ANCAMANMU, KAU PIKIR AKU INI BONEKA YANG BISA KAU MAINKAN SAAT KAU MAU DAN KAU CAMPAKKAN SAAT KAU BOSAN" teriak Barcode yang melihat kedua manik mata Jeff dengan mata yang sudah dibanjiri airmata.

"Dengarkan aku dulu oke, akan ku jelaskan semuanya, termasuk kesalah pahaman itu" ucap Jeff tenang.

"AKU TIDAK BUTUH PENJELASANMU JEFF"

"Bar please, give me a chance to talk to you" ucap Jeff memohon.

Barcode hanya tersedu-sedu menangis.

"Please" mohon Jeff kembali.

Barcode menatap Jeff, dia tidak tega melihat Jeff yang memohon dan dia memberikan kesempatan untuk Jeff menjelaskannya. Dan dia harap Jeff tidak akan berbohong.

Mr. Mafia and Sweet Man Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang