keyakinan Faaz

543 54 17
                                    

Hari ini Jungkook dan Lisa baru saja kedatangan murid baru dimana murid itu adalah anak dari kerabat lama Jungkook dari luar negeri . Istrinya asli orang indonesia sedangkan suaminya sendiri itu dulunya adalah teman kuliah jungkook dikairo bernama Azam .

Mereka pun berniat menitipkan Anaknya yang bernama Adam , adam sendiri baru saja menginjak kelas tiga sma itu artinya ia satu angkatan dengan anak bungsu Jungkook yaitu Chika .

" Papah aku gamau di pesantren !!" Ucapnya merajuk . " pesantren itu tidak enak pah, seperti penjara tidak boleh bawa handphone dan yang lainnya " ucapnya kembali membuat Azam dan istrinya sangat pusing melayani anaknya yang terus memberontak .

" tapi nak , ini pesantren favorit dengan segala fasilitas terbagusnya membuat siapun ingin masuk pondok ini " ucap ibunya adam tak henti membujuknya

Jungkook dan Lisa sendiri hanya tersenyum memerhatikan anak didik barunya ya wajar saja banyak anak abg seperti adam yang tidak mau dipondok karna bagi mereka pondok sangat membosankan dan jauh dari kata hingar bingar hanya ada memperdalam ilmu agama .

" memangnya adam tidak mau dipondok abi kenapa?" Tanya Jungkook tersenyum . " tidak mau abi . THIS IS BORING " jawabnya berhasil membuat semuanya terkejut .

" Boring -boring !! Belajar agama boring " ucap Chika tiba-tiba menghampiri ayah dan ibunya tentu mengamit semua tangan orangtua yang berada diruangan ayahnya .

Adam sendiri terpana dengan kecantikan Gadis judes tersebut dan terus tersenyum menatapnya . Kedua orangtuanya terus menegur adam namun tidak di gubris olehnya .

Lisa yang menyadarinya pun terkekeh ."nak gaboleh gitu " ucap Lisa menegur anak bungsunya .

" gapapa ko tante , Oh iya aku mau deh dipondok gapapa " jawabnya tiba-tiba berubah fikiran . " Alhamdulillah " jawab semuanya bersamaan .
Chika yang mendengarnya pun hanya menaikan alisnya sebelah dan menunduk .

"Mangsa baru wekwekwek"

Jam istirahat pun berbunyi Kayla pun merapihkan alat-alat tulisnya dan buku novel yang ia miliki kedalam tasnya dan tidak lupa menutup seletingnya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Jam istirahat pun berbunyi Kayla pun merapihkan alat-alat tulisnya dan buku novel yang ia miliki kedalam tasnya dan tidak lupa menutup seletingnya .

" Oh iya bawa dompet sama Hp ya , main tinggal-tinggal aja " gumam Kayla terkekeh dan segera keluar dari perpustakaan sebentar untuk membeli makan .

Brukkk

" astagfirullah maaf pak saya ga sengaja" ucap Kayla ikut merapihkan buku tulis yang terjatuh dan memberikannya .
Mata mereka saling bertemu namun dengan cepat kayla menunduk dan memberikan buku tersebut kepada Faaz . " maaf pak " ucap kayla hendak pergi .

Is Allah Still With MeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang