5 💜

385 53 14
                                        

Hujan terus mengguyuri kota Jogja sejak bada subuh tadi , Kayla pun mengambil jaket dan payungnya namun ternyata ia lupa , bahwa payungnya sudah dibawa oleh ella teman sekamarnya untuk dapur pondok lebih dulu .

" yaallah aku pake apa ya ? Mana gaada jas ujan "gumam Kayla terus mencari sesuatu yang bisa ia gunakan untuk tidak terkena Hujan .

" aish lupa beli Pollybag lagi " ucap kayla kembali . " yaudah deh biarin udah siang juga mepet-mepet ke Gedung aja lah , sarapan dulu diwarung budeh ijah deh  " ucap Kayla segera memakai Sepatunya dan segera membuka knop pintu kamarnya betapa terkejutnya kayla melihat Faaz sudah berada diluar kamarnya dan membawa dua payung dimana satunya sudah ia gunakan .

" pak faaz?" Ucap Kayla namun tatapan faaz tidak bisa diartikan sangat sendu seperti menahan air matanya , bahkan terlihat jelas Faaz seperti tidak tidur semalaman . " kamu kenapa?" Tanya kayla dengan suaranya yang lembut .

" sarapan sama saya "

" ah ? Enggak pak makasih , saya mau kewarung depan aja " ucap kayla , " kamu ga sarapan sama santriwati?" Tanya Faaz .

" enggak , saya lagi pengen uduk budeh ijah didepan " jawab Kayla . "Sama saya sarapannya " ucap faaz namun dengan cepat kayla pun menggelengkan kepalanya dan menolak . " bapak makan aja dirumah bapak , kasian ibu Lisa udah nyiapin " jawab kayla .

" saya udah izin sama bunda saya buat sarapan sama kamu "

Ucap faaz dengan suaranya yang rendah membuat desiran hangat itu datang kembali . " ayok sarapan uduk , bawa obat kamu " titah faaz , kayla yang mendengarnya pun terkejut bagaimana faaz bisa tahu bahwa ia sedang sakit?.

" udah jangan kebanyakan bengong kay ,ayok mumpung masih pagi" ucap Faaz . " boleh deh " jawab kayla segera menutup pintu kamarnya tidak lupa ia kunci .

Selama sarapan bersama hanya ada keheningan diantara dirinya dan Faaz , aneh tapi ini momen tercanggung yang pernah ada selama bersama Faaz . " ni bakwan Udang kesukaan kamu " ucap Faaz memberikan Bakwan udang untuknya , memang bakwan udang adalah makanan favorit kayla karna selama di Prancis dulu Lisa sering mengajak makan Kayla dan selalu ada bakwan udang .

Kayla pun menerimanya dan terdiam apa sebenarnya faaz sudah mengetahui dirinya? Yaallah degub jantung kayla benar-benar kencang membuat kayla kelimpungan sendiri . " makasih pak" ucap Kayla . " sama-sama kay makan yang banyak abis itu minum obatnya " titah Faaz .











 " sama-sama kay makan yang banyak abis itu minum obatnya " titah Faaz

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Perpustakaan Al langit islam boarding school .

Kini kayla sedang menulis jurnal untuk peminjaman buku dan buku apa saja yang telah rusak dan tak layak pakai , namun fikirannya benar-benar bingung dengan sikap Faaz tadi pagi .

Kenapa sikap begitu hangat kepadanya tidak seperti biasanya ? Ah rasanya kayla harus bertemu dengan adzril tapi niat itu kayla urungkan karna dirinya tidak mau membebani adzril terus menerus .

Is Allah Still With MeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang