"Bagaimana? Cukup hangat?" Seungcheol bertanya dan Jeonghan hanya bisa mengangguk. Mereka berada di dalam Alfa Romeo. Seungcheol menyalakan pemanas di dalam mobil, jok yang mereka duduki basah karena terkena tetesan air dari pakaian dalam mereka.
Seungcheol sesekali melihat ke arah Jeonghan seolah ingin meminta maaf. Tentu saja Jeonghan tidak marah, karena itu memang murni kelalaian mereka. Ia diam karena sibuk memikirkan apa yang akan terjadi pada mereka saat mereka sampai di apartemen Seungcheol nanti. Sialnya, menurut Seungcheol kamarnya berada di lantai sepuluh.
Sekali lagi, sepuluh! Itu berarti mereka harus berada sedikit lebih lama di dalam lift, atau mereka bisa menghindari tatapan penuh rasa ingin tahu dari penghuni apartemen lain dengan cara menaiki tangga darurat, dan ketika tiba di depan pintu kamar, mereka pasti akan jatuh pingsan karena baru saja melakukan olahraga lari di malam hari.
Seungcheol menyalakan radio dan terdengar intro dari lagu Ellie Goulding yang dulu sering Jeonghan dengar bersama Hyungwon.
Fire and ice, this love is like fire in ice.
Oh! Fire and ice! Jeonghan jadi teringat sebuah rasa yang ada di salah satu kotak kondom yang pernah dibeli Hyungwon.
This love is like sun and the rise, this love got me rolling the dice.
Your heart got a story with mine. Your heart got me hurting at times. Your heart gave me new kind of highs. Your heart got me feeling so fine. So what to do? Still falling for you.
Yap, tepat! Seungcheol dan Jeonghan sudah bersama selama hampir dua bulan, dan Seungcheol membuat tubuh Jeonghan berdenyut sakit karena mereka belum melakukan sesuatu yang menyenangkan lebih dari sekadar mengoyak pakaian. Seungcheol membuat Jeonghan merasa tinggi, benar-benar tinggi. Jadi apa yang harus Jeonghan lakukan lagi?
Brighter than gold. This love shining brighter than gold. This love is like letters in bold. This love is like out of control. This love is never growing old. You make it new. Still falling for you!
Cheesy! Hyungwon selalu menyanyikan lirik itu keras-keras saat mereka sedang bersama dan Jeonghan percaya. Terlalu percaya sampai suatu hari Jeonghan mendapati delapan panggilan tidak terjawab di ponsel pribadinya, dari nomor asing, dari seorang pria mengatakan bahwa Hyungwon mungkin berselingkuh dengan tunangannya. Jeonghan merasa ditipu, merasa dibodohi.
Tapi Seungcheol dan Hyungwon berbeda. Hyungwon adalah bajingan bar tiga dengan usia yang sebenarnya tidak berbeda jauh dari Jeonghan sementara Seungcheol berusia awal tiga puluh. Mungkin Seungcheol sudah lewat tahap itu. Tahap main-main dalam sebuah hubungan dan menjadi sosok pria bertanggung jawab. Dan pekerjaan mereka sama. Sama-sama membuat mereka terlihat keren. Tapi Seungcheol memegang senapan, dan dia bisa mengancam siapapun yang akan menyakiti Jeonghan. Sementara Hyungwon...
Monolog batinnya terhenti saat mereka tiba di parkiran gedung apartemen. Seungcheol meliriknya setelah mematikan mesin mobil dan mengusap telapak tangannya dengan ibu jari.
Oke, Jeonghan harus siap. Seungcheol telah memberitahu rencananya ; mereka akan berlari secepat kilat melewati lobi sambil menutupi tubuh mereka yang hanya tertutup pakaian dalam yang basah dan lembab, menekan tombol lift dengan cepat dan menunggu dengan pasrah lift yang akan membawa mereka menuju lantai sepuluh.
"Kau siap?" Seungcheol bertanya dan Jeonghan mengangguk pasrah.
"Cheol! Tunggu aku!" Jeonghan mendesis kesal saat Seungcheol berjalan di depannya, menengok ke kanan dan ke kiri sementara Jeonghan tertinggal beberapa langkah di belakang. Ia menghela napas sebelum berbalik dan menggandeng lengan Jeonghan.
KAMU SEDANG MEMBACA
WORLD | JEONGCHEOL COUPHAN
FanfikceDisclaimer : © BG Seventeen, Pledis Ent. Hybe Ent Written and published : Adoringharuno Rate : M (for some reasons) Pair : Yoon Jeonghan x Choi Seungcheol Language : Indonesian 🔞 NSFW, bxb, Mpreg di bagian akhir. (Silahkan mundur jika dirasa tidak...
