||16||: TRAGEDI + ENDING

410 15 7
                                        

☆T .  I  .  R  .  E  .  D☆

HAPPY READING

Kini Heejung telah tiba di tempat yang dijanjikannya kepada Asahi, Heejung masih menunggu dengan baik.

Gadis itu sebenarnya datang terlalu cepat, mereka telah menyetujui untuk bertemu pada jam 3, tapi Heejung datang setengah tiga karena tak ingin membuat Asahi menunggunya.

Sambil menunggu, Heejung memainkan ponselnya dengan sesekali meneguk coklat panas yang telah dia pesan.






Di sisi lain, seorang lelaki muda lagi-lagi berdiam diri diatas balkon. Tak memperdulikan keadaan sekitar lagi.

'Gue udah dapatin apa yang dia maui, tapi kenapa dia gak berubah?, tuhan, mengapa, mengapa aku tidak pernah bahagia di dalam rumah yang harusnya jadi tempat pulangku?' Rintihnya.

"Asahi," panggil Junkyu.

Asahi menoleh dan mendapati Junkyu. "Hm?" Sahutnya.

"Ayo makan"

"Pergi"

"Sa, ayo-"

"Gue bilang pergi" usir Asahi dengan sedikit menaikkan suaranya.

Junkyu mengehela nafas berat, kemudian beranjak dari kamar Asahi. Kalian tau?, Asahi tidak akan membiarkan hati saudaranya terluka karena dirinya, tapi Asahi terpaksa karena tidak ingin juga melukai fisik Junkyu hanya karena emosinya.









Kembali lagi kepada gadis kecil yang sekarang sudah resah menunggu Asahi yang belum datang juga.

Ah iya, kalian tau?, Asahi sekarang dikurung di dalam kamar oleh Gina, ntah apa alasannya, Han juga tak berada dirumah maka tidak ada juga yang berani membebaskan Asahi dari Gina. Apakah Heejung mengetahui itu?, tidak, ponsel Asahi diambil oleh Gina.

"Asahi tumben banget lama datangnya?" Keluh Heejung.

Heejung masih menunggu dengan sedikit kesabaran.

5 menit...

10 menit...

15 menit..

1 jam berlalu..

"Asahi," rintih Heejung.

Heejung terus menghubungi nomor Asahi tapi nomor pemuda itu tidak aktif, hingga akhirnya Heejung dengan berat hati memutuskan untuk menyusul Asahi di rumah pemuda itu.








Di kediaman Asahi sendiri, pemuda itu melupakan janjinya kepada sang kekasih. Asahi terlalu larut dalam kesepian.

"Ahhkkk," Asahi mengusak rambutnya dengan kasar.

"ASAHI!!" Teriak Junkyu.

Asahi tak menggubris ia pikir Junkyu akan memanggilnya untuk makan. Tapi, ada yang menjanggal dari raut wajah Junkyu yang baru saja masuk kedalam kamarnya.

T . I . R . E . D || AsahiCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang