"Eunghh..." Setelah mengumpulkan nyawa,Jeonghan baru sadar bahwa ia tak berada dikamar penginapannya, melainkan dikamar asing seperti kamar istana.
"Hah? Gw dimana?!" Kejut Jeonghan setelah sadar sepenuhnya.
Tap
Tap
Tap
"Ternyata kau sudah bangun,hmm? Selamat datang di istana milikku" Ucap orang itu dengan smirk mengerikannya membuat napas Jeonghan tercekat.
"Kamu si-siapa?!"
"Aku? Perkenalkan aku Choi Seungcheol,pangeran Api" Ucap orang itu memperkenalkan diri,dengan tatapan tak luput menatap Jeonghan tepat dimatanya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Kenapa aku bisa disini!?" Bentak Jeonghan takut-takut.
"Karena kau yang aku cari" Jawab Seungcheol
"Ma-maksudmu?!"
Jleb
"A-akh!! Apa yang kau lakukan!!" Teriak Jeonghan kesakitan ketika tombak tertancap dipundaknya.
"Cih" Decih Seungcheol sebelum meninggalkan Jeonghan yang kesakitan dengan darah yang mulai mengalir dari pundaknya. . . . Jisoo membuka matanya perlahan karena sinar matahari yang langsung terpancar kearah wajahnya.
Saat Jisoo menatap sekeliling,ia merasa aneh. Bagaimana bisa ada banyak penjaga didepan pintu? Belum lagi nuansanya tidak menggambarkan penginapannya kemarin.