13

3.3K 250 99
                                        

Pagi ini keenam pangeran sedang rapat kerajaan,sedangkan keenam pemuda berkumpul diruang tengah istana karena mereka sungguh bosan jika harus berdiam diri dikamar.

"Kalian tau? Katanya disini ada festival yang sedang berlangsung ditengah kota"
Celetuk Seungkwan yang menarik atensi kelima Hyungnya.

"Festival apa itu?"
Tanya Minghao

"Katanya sih festival untuk merayakan hasil panen dan pendapatan warga kerajaan ini yang meningkat pesat"
Jelas Seungkwan.

"Kalian tidak ingin pergi kesana? Kita bisa mati kebosanan disini"
Ucap Jeonghan

"Bahasa yang kita gunakan lama-lama jadi baku deh gara-gara terlalu banyak ngomong sama pangeran-pangeran itu walau kadang masih agak kasar"
Celetukan Jeonghan membuat yang lain jadi sadar dengan penggunaan bahasa mereka.

"Itung-itung membiasakan diri Han"
Ucap Jisoo

"Ini jadi pada mau kesana gak? Gw udah bosen banget"
Ucap Wonwoo diangguki kelima orang yang duduk bersamanya itu.

Akhirnya mereka berenam bersiap untuk pergi ke acara festival itu,namun setelah siap dan sudah melangkah menuju keluar istana,suara seseorang membuat langkah mereka berhenti.

"Hey!"

"Kalian ingin kemana?"
Tanya Vernon yang bingung karena para pemuda itu memakai pakaian rapi,walau menggunakan pakaian warga biasa bukan anggota kerajaan.

"Eum...itu"
Jisoo jadi bingung mau ngomong apa.

"Ke festival"
Jawab Wonwoo apa adanya.

"Kalian tidak ijin pada kami? Kalau kalian tersesat lalu kalian tidak ada yang membantu bagaimana? Kalian masih asing disini,jadi tak mungkin kalian dapat kembali dengan cepat,belum lagi nanti kalau ada yang merampok atau melukai kalian bagaimana? Lalu uang? Apa kalian punya uang?"
Omel Mingyu karena kelewat kesal dengan wajah lempeng Wonwoo yang tidak tersirat rasa bersalah sedikitpun yang ingin pergi tanpa ijin.

Keenam pemuda terdiam setelah mendapat Omelan dari Mingyu,ya mereka baru sadar akan hal itu.

"Sudah,ayo pergi bersama kami,akan kami antar"
Ucap Seokmin.

"Tapi...apa tidak apa jika kau menggunakan pakaian anggota kerajaan?"
Cicit Jisoo yang dapat didengar Seokmin.

Ah Seokmin paham,Jisoo tidak nyaman menjadi pusat perhatian,ia ingin menikmati acara jalan-jalannya dengan baik.

"Baiklah aku akan ganti baju,ayo kita ganti baju"
Ajak Seokmin pada kelima saudaranya.

Pipi Jisoo memerah karena Seokmin peka terhadap apa yang ia sampaikan walau tidak secara gamblang.

"Hyung,kau tidak apa-apa kan? Pipimu merah,jangan-jangan kau salting??"
Ejek Jihoon

"Tidak,disini panas jadi aku kepanasan makannya merah"
Jawab Jisoo

"Perasaan daritadi banyak angin deh,kok dibilang panas sih"
Celetuk Minghao sipemilik kekuatan angin.

"Lupakan!"
Kesal Jisoo yang sudah malas dengan godaan-godaan yang dilemparnya kelima temannya.

Tak lama keenam pangeran datang dengan pakaian santai mereka,jangan lupakan topi yang mereka pakai untuk menutupi wajah mereka.

"Ayo,kenapa menatap kami seperti itu?"
Bingung Mingyu yang melihat keterdiaman keenam pemuda dihadapannya.

"A-ah iya ayo"
Sahut Wonwoo gelagapan.

Para pemuda akui jika enam pangeran menyebalkan itu bertambah ketampanannya jika menggunakan pakaian biasa,bukan pakaian kerajaan.

HATREDTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang