[Kok Modus?]
Sebenarnya saya agak kurang suka sama cowok-cowok tukang modus. Tapi, kalo modelannya kaya Yudha, bisa dibicarakan lagi, sih.
***

Sakha sudah balik lagi ke Jakarta. Kemarin saat pacar maminya itu mengantar di stasiun Tugu, dirinya dan sang papi harus melakukan pelukan lama banget sampai jadi tontonan beberapa penumpang. Mana papinya pake cium-cium pipinya begitu, kan dia jadi malu. Jelas-jelas umurnya sekarang udah dua puluh empat tahun, masa masih diperlakukan kayak bocah lima tahun. Balik zaman balita lagi dong entar. Ia juga heran, apa maminya itu betah, ya, punya suami tipikal papi yang modelannya gampang bikin misuh-misuh.
Gadis itu mengecek katalog buku non-fiksi di komputer saat tiga siswa-siswi SMA menanyakan keberadaan buku yang diinginkan lantaran tidak ketemu saat mencari manual.
"Bukunya ada di rak nomor sebelas, lantai dua, mari saya ambilkan," ujar Sakha ramah pada ketiganya. Mereka mengekori gadis berkemeja baby blue dengan rok maxi model A-line itu.
Sesampainya di lantai dua, mata ketiganya langsung berbinar menemukan buku non-fiksi yang dicari-cari. "Makasih, Kak, udah bantu," ujar salah satunya senang.
Sakha tersenyum lembut, memandang mereka. "Sama-sama, oh, ya bukunya buat bahan praktikum Biologi?" tanyanya kemudian.
"Iya, Kak, besok soalnya bakal praktikum belah sel jaringan tumbuhan. Nah, karena jaringan setiap tumbuhan beda-beda, jadi kita bertiga sengaja pinjem buku ini. Buku di perpustakaan sekolah yang bahas masalah begituan kurang lengkap, mana terbitan tahun dua ribuan. Kan modulnya udah berubah."
Sakha mengangguk mendengar penuturan gadis tersebut. Setelahnya ia undur diri dan membiarkan mereka bertiga untuk berkeliling atau baca-baca dulu.
Dirinya sekarang kembali menata buku-buku baru yang tadi pagi datang. Beberapa sudah dipasangi barcode oleh temannya, namun sebagian ada yang belum. Ngomong-ngomong tentang buku, sebenarnya Sakha sendiri nggak yakin bisa kerja di tempatnya sekarang. Maksudnya, kontrak kerjanya dengan perpustakaan swasta ini sebentar lagi habis. Ia bingung setelah selesai masa kontrak, dirinya harus melamar kerja di mana lagi. Jurusan pendidikannya dulu ilmu perpustakaan, di Indonesia sendiri pelamar kerja sesuai bidang studinya dulu sangat jarang. Paling jalan satu-satunya kalau pihak perpusnas tidak membuka lowongan CASN Perpusnas RI, dirinya bakal ngelamar di perusahaan swasta. Seenggaknya walaupun dia dari jurusan perpustakaan, Sakha masih mengerti perihal sistem informasi, database, multimedia, administrasi serta tata cara pengarsipan dan manajemen. Mungkin untuk saat ini ia sedikit lega entah nanti.
Papinya―Abraham―sebenarnya udah pernah ngomong kalo selesai kontrak, dirinya harus kembali ke Yogyakarta dan nyari kerjaan di sana saja. Jadi pria lima puluh enam tahun itu bisa memantau anaknya dengan leluasa dan dia pun enggak harus berjauhan kayak sekarang ini. Berdasarkan publikasi Direktori Perusahaan Industri Pengolahan Besar dan Sedang (IBS) Daerah Istimewa Yogyakarta tahun 2020 saja menunjukkan ada 393 perusahaan industri berskala besar dan sedang. Artinya terdapat banyak sekali kesempatan untuk Sakha melamar kerja di perusahaan-perusahaan tersebut. Mendengar iming-iming papinya begitu, Sakha juga kembali berpikir. Aslinya dia kepengin menjajal tempat lain di Indonesia guna mencari peruntungan, enggak melulu di kota kelahirannya saja. Gadis itu galau lagi.
Haaaah ....
***
Sakha sudah berada di kosannya. Penampilannya pun telah berganti, yang tadinya kemeja serta rok A-line menjadi kaos oblong putih gambar beruang dan celana pendek atas lutut warna coklat. Rambutnya dicepol asal-asalan, dengan kacamata geometric gold andalannya ia masih mengaduk panci kecil berisi ramyeon pedas dengan topping bakso, sosis, suwiran ayam. Setelahnya ia menambahkan telur dan daun bawang lalu mematangkannya sebentar dan mengangkatnya ke meja kecil dekat meja kerjanya. Dia juga mengambil air kemudian menyalakan televisi guna menonton Reborn To Master The Blade : From Hero King To Extraordinary Squire yang ada di channel Animax. Gadis itu memang menyukai tontonan semacam ini, selain drama Korea dan juga film Hollywood, Netflix atau Disney.
KAMU SEDANG MEMBACA
Our Relationship : Como Lo Vueye
General FictionSakha sangat tidak mau dijodohkan oleh orangtuanya. Walau bagaimanapun ia sudah dewasa dan bisa mencari pasangan hidup sendiri. Namun, papinya malah menjodohkan dirinya dengan pria yang ia temui di halte bus bernama Yudha. Sakha enggak habis pikir...
