iga bulus

353 6 2
                                        

"Gamauuuu, mau eskrim"

"Eskrim?" dahi Adnan mengernyit melihat arah mata Acca.

"Yang itu......" Acca menujuk bagian intim milik Adnan.

ASTAGHFIRULLAH

"a'udzu billahi minasy syaithaanir rajiim, bismi--" Adnan memegang kepala Acca seperti sedang mengruqiahnya.

"Iih apasiii, aku mau itu Adnan!" berontak Acca. Bersemangat ingin memegang kepunyaan milik Adnan.

"Bisa gila gua" Adnan cepat cepat mencengkokan jeruk nipis itu ke Acca biar Acca sadar.

"Emmm!! Asemmmm" wajah Acca menjadi kecut, karna rasa asam jeruk itu.

"Kunyah" kata Adnan. Eh kok kunyah?

"TELEN CA" ucapnya kemudian.

Selang beberapa menit kemudian.

"Kok kepala gue puyeng banget ya" Acca memegangi kepalanya, rasanya berputar-putar.

"Lo dah sadar?" tanya Adnan hati hati.

"Sadar apasih, pala gue sakit nan" rengek nya. Mengeluh ke Adnan.

"Ke kamar ya, tidur" ujar Adnan.

"Guee.. gue gak mau tidur sama lo..." lirih suara Acca.

Adnan membuang nafasnya lemas, iya berjalan menuju kamar kakaknya.

"Kak..." panggilnya didepan pintu kamar Tasya.

Adnan mengecek knop pintunya, ternyata tidak dikunci, dirinya bisa melihat Tasya masih sleepcall dengan calon suaminya itu.

"Kok mati....?"

"Kenapa sayang?"

"Kok telfonnya mati, kamu jangan jauh jauh dari telfonnya" suara Tasya yang didengar Adnan.

"Engga sayang, ini ga jauh jauh"

"Kamu tau gak? Kalo aku ga denger deru nafas kamu aku ga bisa tidur"

HUEK NAJIS NAJIS NAJIS

KAKAK SIAPA SIH ITU?

Adnan rasanya ingin muntah mendengar kakaknya bertelfon seperti itu.

Yang ada kalo Acca tidur disitu malah ga nyaman.

Adnan kembali menghampiri Acca. Melihat Acca yang sudah tergeletak tidur disofa.

Adnan langsung menggendong tubuh Acca lalu membawanya ke kamar mereka yang dulu waktu kecil.

Dengan pelan pelan Acca ditidurkan, Adnan menarik selimut agar menutupi tubuh Acca. Lalu Adnan bergerak keluar, menutup pintu.

Adnan berpikir ia akan tidur di sofa ruang tamu saja. Agak bahaya juga kalo dia tidur sama Acca. Berabe urusannya.

***

02.01 pagi.

"Loh cucuku kok ya tidur di sofa?"

"Adnan, bangun heh"

Adnan yang mendengar suara nenek-nenek dihadapan nya sedikit dikit membuka matanya. Siapa sih nenek nenek ini ucapnya dalam hati sembari mengucek matanya.

Jeng jeng jengggggg

NENEKNYA!!

"NENEK?!" Adnan terperanjat yang tiba tiba posisinya berubah jadi jongkok seperti Spiderman.

"Iya, gua nenek lu" ucap neneknya dengan gaya memasang kaca mata hitam dimatanya.

"Widihhhh, makin kece aje lu nek" ucap Adnan langsung memeluk neneknya, tapi meluknya kek temen.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jul 13, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

My neighborCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang