bertaut'O6

4.8K 344 6
                                        

"Hyung tunggu sini yaa"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Hyung tunggu sini yaa"

Beomgyu pergi meninggalkan Sungchan, ia berjalan kearah kamar Jeno. Sebenernya Jeno tak pernah membiarkan siapapun untuk masuk ke kamarnya, bahkan ia selalu mengunci pintu kamarnya agar tak ada satu orang pun yang masuk.

Cklekk

Pintu itu terbuka saat Beomgyu menarik kebawah knop pintu kamar Jeno.

'gak dikunci?'

Beomgyu menoleh kebelakang Sungchan tengah melihat dirinya dengan wajah kebingungan.

Setelah itu Beomgyu kembali melakukan aksinya, ia mengintip kedalam kamar Jeno dan ternyata Jeno sudah tertidur di tempat tidurnya tanpa menggunakan atasan alias bertelanjang dada

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Setelah itu Beomgyu kembali melakukan aksinya, ia mengintip kedalam kamar Jeno dan ternyata Jeno sudah tertidur di tempat tidurnya tanpa menggunakan atasan alias bertelanjang dada. Dapat Beomgyu lihat di dadanya terdapat handphone, mungkin saat sedang main game Jeno tiba tiba ketiduran, Lalu ia menjatuhkan handphonenya.

Beomgyu menggelengkan kepalanya lalu berjalan kearah meja belajar Jeno. Ia menyobekkan dua lembar kertas dari salah satu buku milik Jeno, kemudian mengambil pulpen di sebelah tas Jeno yang biasanya digunakan untuk menyimpan tempat minum.

"Banyak amat pulpennya, pasti ini semua hasil nyolong" bisiknya pada diri sendiri.

Saat Beomgyu selesai mengambil apa yang di mau ia pun membalikkan badannya namun tiba tiba

Brukk

Beomgyu langsung menoleh kearah Jeno, jantungnya terasa berhenti sekejap. Tapi ternyata Jeno tak terusik.

"Hufttt, kamu sih pake jatoh"

Beomgyu mengambil buku milik jeno yang tak sengaja ia jatuhnya.

Beomgyu mengambil buku milik jeno yang tak sengaja ia jatuhnya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

'Buku diary ajen?'

Beomgyu mengernyit, saat ia hendak membuka lembaran buku itu tiba tiba pintu kamar Jeno terbuka semakin lebar dan tampaklah Sungchan disana.

"Hyung! Ngapain?"

Beomgyu panik karena takutnya Sungchan membuat suara bising yang dapat membangunkan singa tidur.

Dengan cepat Beomgyu menyimpan lagi buku diary yang ia pegang lalu hendak pergi keluar kamar tapi lagi lagi langkahnya kini terhenti saat merasakan angin yang membuat tubuhnya merinding.

Beomgyu menoleh kebelakang dan ternyata jendela kamar Jeno belum ditutup, akhirnya Beomgyu memutuskan untuk menutup jendelanya, melihat Jeno sekilas setelah itu pergi keluar dari kamar Jeno.

"Hyung kan tadi Gyu udah bilang tunggu aja disini, gimana kalau tadi Jeno Hyung bangun?"

Sungchan hanya tersenyum tipis, sejujurnya ia gemas melihat kembarannya yang mengomelinya seperti ini.

"Nih, sekarang kita ngobrol pake ini"

Beomgyu menyimpan kertas dan pulpen yang ia bawa tadi dihadapan Sungchan.

"Kita ngobrol aja disini tapi jangan bersuara takutnya nanti pada kebangun jadi Gyu bawa ini"

Sungchan terkekeh ia mengusak rambut Beomgyu namun Beomgyu menepisnya karena merasa terganggu.

Sungchan mengambil pulpen itu dan mulai menuliskan sesuatu pada kertas.

Sungchan tak lagi membalas obrolan mereka, kini ia menatap Beomgyu dengan lembut

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Sungchan tak lagi membalas obrolan mereka, kini ia menatap Beomgyu dengan lembut.

Namun tak lama ia kembali menulis sesuatu

-tidur aja yu, kamu pasti lagi capek-

Melihat tulisan itu Beomgyu langsung beranjak dari tempat duduknya kemudian pergi meninggalkan Sungchan sendiri.

Sungchan menghela nafasnya kemudian ikut menyusul Beomgyu masuk kedalam kamarnya. Sejujurnya ia kini merasa tak enak lagi pada Beomgyu namun ia juga tak bisa apa apa.

Untuk bicara saja sudah susah apalagi membujuk Beomgyu.

🫀🫀🫀

Keesokan paginya seperti biasa taeyong yang bangun lebih awal untuk beres beres dan menyiapkan sarapan.

Setelah bangun ia langsung menuju dapur dan mengambil minum, ia membawa segelas air menuju meja makan namun pergerakannya terhenti saat melihat sebuah kertas dan juga pulpen diatas meja.

Ia mengambil kertas tersebut lalu membacanya.

Ia mengambil kertas tersebut lalu membacanya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Bertaut | JungFams ✓Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang