Warn! bxb | mpreg | angst
Beomgyu ingin Taeyong menyayanginya sama seperti saat ia menyayangi Sungchan.
"Kalau bisa aku mau nuker diri aku sama Sungchan"
"Konyol"
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Saat ini Beomgyu sedang menuju ke kelasnya diikuti Sungchan dibelakangnya, walaupun kelas mereka tak sama tapi tetap searah, karena kelas mereka berdekatan
Namun entah mengapa selama disekolah Sungchan tak pernah mau dekat dekat dengan Beomgyu, pasti saja Beomgyu yang mendekatinya lebih dulu.
"Gyu!"
Beomgyu memberhentikan langkahnya begitu pula dengan Sungchan saat seseorang memanggilnya.
"Wahhh kebetulan ada Sungchan juga" kata orang itu yang kini sudah berada didekat Beomgyu dan Sungchan
"Kenapa jis?" Tanya Beomgyu dengan wajah kebingung
"Dipanggil Bu yeri tuh, kamu sama Sungchan disuruh keruangannya"
"Oh? Oke deh makasih ya"
Orang itu mengangguk kemudian menepuk pundak Beomgyu sebelum pergi meninggalkan kedua saudara kembar itu.
Setelah itu Beomgyu langsung pergi menuju ruangan Bu yeri, walikelasnya. Dan lagi lagi diikuti oleh Sungchan.
Tok tok tokk
"MASUK!!"
Beomgyu membuka pintu ruangan dengan pelan, kemudian mengintip sebentar sampai akhirnya ia masuk kedalam ruangan itu.
"Permisi Bu yeri?"
"Eh Beomgyu sama Sungchan? Ayo duduk nakk silahkan"
Bu yeri mempersilahkan keduanya untuk duduk dikursi yang ada dihadapannya.
"Ibu, kenapa panggil kami?" Tanya Beomgyu
Bu yeri hanya tersenyum tipis,dilihat dari wajahnya seperti ada sesuatu kabar baik yang ingin disampaikan.
"Jadi begini, Beomgyu dan Sungchan"
Yeri menghela nafasnya kemudian melanjutkan ucapannya
"Sungchan kan sudah ibu tetapkan untuk siswa yang akan mengikuti olimpiade kimia, tapi ternyata kemarin pihak panitia mengabari ibu kalau ternyata seharusnya ada dua peserta yang ikut olimpiade ini, jadii kamu mau kan ikut olimpiade ini juga Beomgyu?" Kelas Bu yeri
Beomgyu masih terdiam menatap wajah wali kelasnya itu yang terlihat santai, sedangkan Sungchan kini menatap Beomgyu dengan wajah memohon agar dirinya pun mau ikut.
Beomgyu tersadar saat tangan kirinya yang ia taruh di paha di genggam oleh Sungchan. Beomgyu sempat melirik sebentar lalu menatap Sungchan yang terlihat menganggukkan kepalanya.
"Bagaimana Beomgyu?" Tanya Bu yeri lagi
Pada akhirnya Beomgyu menganggukkqn kepalanya, ia menerima tawarannya untuk mengikuti olimpiade ini. Ternyata tuhan masih beri dia satu kesempatan lagi.
'pokoknya aku gaboleh sampai mengecewakan'
🫀🫀🫀
Beomgyu dan Sungchan keluar dari ruangan Bu yeri dengan wajah yang sumringah. Kini Sungchan terlihat mengetikkan sesuatu di handphone nya lalu setelahnya ia memberikan pada Beomgyu.
Cie ikut olimpiade, SEMANGAT!! kita berjuang sama sama oke?
Beomgyu tersenyum saat membaca ketikan itu, kemudian ia menganggukkan kepalanya dan berbisik pelan
"Semangatt!!!.."
Keduanya pun tertawa lalu menuju kembali ke kelas masing masing.
🫀🫀🫀
"Seriusan?"
"Serius Hyung!!!"
"Wahhh congrast adik kesayangannya Hyung!!" Mark memeluk tubuh Beomgyu dengan erat.
"Hehehe, doain ya! Biar Gyu sama Sungchan Hyung menangg" kata Beomgyu
"Gatau, tapi kepala Gyu sakit Hyung.. kayanya efek terlalu seneng hehe" canda Beomgyu
"Kamu ini hm, masih aja. Makan dulu sana habis itu minum obat terus tidur, jangan kecapean kan mau olim"
"Siappp komandan Mark" ucap Beomgyu memperagakan gaya hormat. Hal itu membuat Mark hanya menggelengkan kepalanya.
Beomgyu menuju kedapur, kemudian saat membuka lemari atas dan mengambil gelas tiba tiba kepalanya lagi lagi seperti ditusuk oleh pisau.
Prangggg
"ARGHHHHH" kini Beomgyu memegang kepalanya dengan kedua telapak tangannya.
"YAAMPUNNN BEOMGYU?!!! BISA GAK SEHARI AJA JANGAN BIKIN BUBU KERJA" Taeyong datang dan langsung memarahi Beomgyu saat melihat pecahan gelas dilantai
"Sakit bubuu.." lirih Beomgyu
"Haduhhh, minggir" Taeyong kemudian jongkok mengambil pecahan gelas itu. Ia membersihkan pecahan itu dengan Omelan dari mulutnya yang tak pernah berhenti.
Sudah tidak perduli dengan Omelan taeyong kini Beomgyu lebih menghawatirkan dirinya karena rasanya penglihatan Beomgyu agak memburam sekarang, ia pun memaksakan diri untuk naik keatas, kekamarnya.
'Kayanya harus ditidurin deh biar gak sakit lagi'
Nyatanya Beomgyu masih mampu berjalan menuju kamarnya sendiri namun saat sudah sampai dikamar ia langsung menjatuhkan tubuhnya di kasur kesayangannya.
Entahlah dirinya yang terlalu kelelahan hingga tidur begitu saja atau malah pingsan.?
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.