Warn! bxb | mpreg | angst
Beomgyu ingin Taeyong menyayanginya sama seperti saat ia menyayangi Sungchan.
"Kalau bisa aku mau nuker diri aku sama Sungchan"
"Konyol"
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Beomgyu terdiam menatap satu foto dari figura yang ada di atas meja belajarnya.
"-aku juga liat kamu gak pernah perduliin di-"
"Mama juga dulu gak pernah perduliin aku-"
"-Dan papa juga sama, mereka gak pernah perduliin aku selama aku hidup.. YANG MEREKA PERDULIIN CUMAN TAEYANG TAEYANG TAEYANG! AKU MANA PERNAH??"
Pikiran Beomgyu masih terbayang bayang dengan ucapan taeyong tadi.
"Bubu bilang tadi nenek sama kakek gak pernah perduliin bubu, tapi.. siapa nenek sama kakek? Gyu gak pernah ketemu bahkan ngeliat atau tau mereka pun engga"
Beomgyu masih dengan pemikirannya yang dalam.
"Beomgyu"
Beomgyu tersadar dari lamunannya saat seseorang memanggilnya. ia menoleh kebelakang dan menemukan Mark disana membawa nampan yang berisi mangkuk makanan serta satu gelas air putih.
Mark mendudukkan dirinya dikarpet lalu menyimpan nampan itu di meja yang ada di depannya, Beomgyu pun beranjak dan duduk disebelah Mark
"Belum makan kan?" Tanya nya
"Belum Hyung, belum laper"
"Emang harus nunggu laper dulu? sarapan itu wajib, Gyu jangan sampai sakit"
Beomgyu tersenyum tipis kemudian mengambil sendok dan mulai menyuapkan makanan kedalam mulutnya.
"Hyung mau?" katanya
Mark menggeleng mengucapkan kata 'udah' tanpa suara
Mark masih terus memperhatikan Beomgyu yang tengah menyantap makanannya. Beberapa menit kemudian Beomgyu selesai dengan makanannya, sekarang perutnya sudah terisi dan sudah kenyang
"Udah Hyung"
Mark mengusak pelan rambut Beomgyu
"Pinter, anak pinter"
"Hyung jangan gitu dong! Gyu malu tau dipuji puji terus"
"Ya gapapa lah dipuji sama kakak sendiri"
Keduanya tertawa namun beberapa detik kemudian Beomgyu tiba tiba teringat satu hal yang belum dia selesaikan.
"Hyung"
"Hm?"
"Hyung tau nenek sama kakek ga?"
"Oma? tau tapi kalau opa kan udah lama meninggal"
"Ishhh bukan Hyung, itu loh mama sama papanya bubu"
Mark terdiam saat mendengar kalimat yang keluar dari mulut Beomgyu.
"Hyung tau sesuatu tentang mereka?"
•••
Flashback on
"Mama mohon Jaehyun, papa taeyong sedang sakit parah jadi izinkan mama buat ketemu sama dia ya"
"Ma, jae ga larang mama buat ketemu sama taeyong tapi tadi taeyong sendiri yang terus terusan bilang sama jae kalau dia gak mau ketemu sama mama, jae juga gabisa maksa taeyong ma"
Ibu dari taeyong itu mengangguk pelan, hatinya benar benar sakit mengetahui fakta bahwa anak bungsu nya itu benar benar sudah tidak mau bertemu dengannya, jangankan bertemu menelpon aja tidak pernah diangkat.
"Yasudah Jaehyun terimakasih, mama titip salam buat anak mama ya"
"Iya ma, kalau ada apa apa langsung telpon jae aja ya ma" Jaehyun mengusap pelan bahu wanita itu
Wanita itu kemudian membalikkan badannya dan mulai berjalan pergi meninggalkan pekarangan rumah Jaehyun.
"Nenek!!"
Namun langkahnya terhenti saat seseorang dari belakang memanggilnya(?). ia membalikkan badannya dan menatap seorang anak laki laki dengan senyuman yang lebar. Anak itu berlari kearahnya lalu berkata
"Ibu.. nenek saya kan?"
Flashback off
•••
"Hyung!!"
Mark tersadar dari lamunannya
"Kenapa bengong???" Tanya Beomgyu heran
"Gapapa, tapi kenapa Gyu tiba tiba kepikiran nenek sama kakek?"
Beomgyu terlihat berfikir sebentar lalu ia menjawab
"Semalam Beomgyu mimpi mereka tapi mimpinya gak jelas, nenek suruh Gyu buat dateng kerumahnya" Katanya bohong
Mark hanya mengangguk seolah olah ia percaya dengan ucapan adiknya itu
"Hyung tau mereka kan? Hyung juga pasti tau kan dimana rumahnya?"
"Ini alamat rumah nenek, Mark bisa datang kapan saja"
"Kapan saja?" Tanya Mark dengan wajah terlampau ceria
"Iya kapan saja pintu rumah nenek akan selalu terbuka untuk cucu cucu nenek"
Setelah kejadian saat itu Mark sering sekali mengunjungi rumah neneknya bahkan sampai sekarang pun masih walau tak sesering dulu.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.