Warn! bxb | mpreg | angst
Beomgyu ingin Taeyong menyayanginya sama seperti saat ia menyayangi Sungchan.
"Kalau bisa aku mau nuker diri aku sama Sungchan"
"Konyol"
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Saat masuk kedalam rumah Beomgyu melihat Taeyong tengah menonton tv diruang tengah, ia pun akhirnya memutuskan untuk menghampiri sang bubu.
Beomgyu mendudukkan dirinya disamping Taeyong. Ia tersenyum menatap Taeyong yang masih fokus dengan filmnya dengan wadah berisi popcorn dipangkuannya.
Dengan iseng Beomgyu hendak mengambil beberapa popcorn tersebut dengan tangannya namun tiba tiba tangannya dipukul pelan oleh Taeyong.
"Tangan kamu itu kotor! Baru pulang langsung nyomot makanan gitu, gimana kalau tu tangan banyak kumannya?"
Senyuman Beomgyu mendadak luntur, ia menunduk sambil mengucapkan maaf.
Taeyong melirik pada jam dinding kemudian bertanya
"Baru pulang, dijemput siapa kamu? Mark lagi? Tega ya kamu nyusahin Hyung mu terus"
Rasanya Beomgyu ingin menangis mendengar penuturan Taeyong, ia ingin pergi berlari meninggalkan Taeyong dan masuk kedalam kamarnya namun entah kenapa badannya terasa kaku.
"Jeno yang jemput"
Jeno yang baru datang langsung mendudukkan diri di single sofa dan menyomot popcorn milik Taeyong dan memakannya.
"Haduhhhh sama aja kamu, dateng dateng main ambil makanan bubu"
Jeno hanya tersenyum dengan mata yang melengkung seperti bulan sabit dan memperlihatkan deretan giginya.
"Udah nyusahin Mark sekarang mau nyusahin Jeno juga hm?" Lagi lagi Taeyong mengalihkan perhatiannya pada Beomgyu
"Bub-"
"Kamu gak sekolah Jen?" Tanya Taeyong pada Jeno
"Ya jam segini Jeno udah pulang"
Taeyong menarik nafasnya kemudian menghembuskannya. Ia berdiri lalu pergi melengos begitu saja meninggalkan kedua anaknya.
Jeno melirik Beomgyu sebentar, kepalanya menggeleng pelan lalu ia pun kini pergi meninggalkan Beomgyu sendirian.
Beomgyu yang ditinggal sendirian menatap popcorn milik Taeyong, ia menyomot popcorn tersebut lalu memakannya dengan cepat.
'kalau tanganku kotor biar aja, banyak kumannya juga nanti pasti kumannya ikut kemakan ya gapapa paling sakit, biar cepet juga matinya'
"AAAAAAAA"
Beomgyu teriak saat rambutnya terasa diusak.
"Mark Hyung kaget tau!"
"Bengong hm?"
Beomgyu masih mentralkan dirinya yang masih merasa terkejut.
"Jangan bengong rumah ini gede banyak penunggunya"
"Ishhhh" Beomgyu memukul mukul lengan Mark yang menakut nakutinya, sedangkan Mark hanya tertawa gemas
"Pulang sama siapa tadi?" Tanya Mark
"Dijemput Jeno Hyung"
"Loh? Ko gak telp-"
"Udah ahh gerah mau mandi dadah Hyung!!"
Beomgyu memotong ucapan Mark kemudian pergi berlari meninggalkan Mark dengan wajahnya yang kebingungan.
🫀🫀🫀
Malam harinya sekitar pukul 21:34 tenggorokan Beomgyu terasa kering. Akhirnya ia memutuskan untuk pergi ke dapur mengambil minum.
Biasanya lebih dari jam 9 malam semua anggota keluarganya sudah berada dikamarnya masing masing jadi di luar kamar lampu lampu sudah dimatikan.
Clekkk
Saat membuka pintu kamarnya Beomgyu hanya mengintip keluar, ia tak berani keluar kamar karena disana gelap. Agar tidak gelap ia harus menyalakan saklar lampu namun saklar nya berada diujung sebrang sana.
"Gelap bangett, tapi aku haussss"
Beomgyu kembali menutup pintu kamarnya kemudian mengambil handphonenya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Beomgyu menghela nafasnya, akhirnya Sungchan mau diajak kerjasama.
Tok tokk tok
"Sebentar!!!"
Cklekk
"Nahhh udah terang, hehehe makasih Hyung"
Sungchan tersenyum kemudian mengangguk
"Anter yu Hyung!"
Beomgyu berjalan mendahului Sungchan lalu Sungchan berjalan dibelakang Beomgyu mengikuti kemana kembarannya itu pergi
Setelah mengambil minum Beomgyu melihat Sungchan tengah duduk dimeja makan, sepertinya ia tengah menunggu Beomgyu.
"Hyung"
Beomgyu memanggil Sungchan lalu duduk disebelahnya
"Bawa handphone ga?" Tanya nya
Sungchan menggelengkan kepalanya
"Yahhh" Kini Beomgyu melihat kesana kemari seperti tengah mencari sesuatu.
Senyumnya terbit di wajah tampannya saat ia menemukan sesuatu.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.