c─batas hutan

28 6 0
                                        

Tidak ada waktu menguburkan Kubo

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Tidak ada waktu menguburkan Kubo. Takeru berlari menerobos hutan, berpindah ke seluruh penjuru mata angin. Yang ada hanya darah Kubo. Berarti Mako baik-baik saja!

Takeru terus mencari, tapi tidak ada apa-apa. Tidak ada siapa-siapa. Hutan begitu sepi. Tidak ada burung yang nampak. Bahkan para serangga diam.

Takeru semakin panik. Semua wilayah hutan sudah dijamahnya. Tapi Mako belum ditemukan. Sampai kemudian Takeru tiba di bibir hutan, di mana tebing tinggi kokoh menjulang, memisahkan semuanya. Takeru mendongakkan kepala, menyentuh batu-batu permukaan tebing itu. Gelap dan kokoh.

Chichi selalu melarang Takeru untuk menjelajah hutan lebih jauh, melewati tebing batas itu. Takeru tidak pernah membayangkan apa yang ada di atas sana.

"Jangan pernah meninggalkan hutan, Takeru."

"Ada apa di luar sana, Chichi?"

"Banyak hal. Dan bukan hal-hal yang baik."

Tapi membayangkan Mako, dada Takeru seperti sesak. Takeru harus berani mengambil keputusan. Berani mencoba semua kemungkinan. Takeru meletakkan semua peralatan, menyisakan pisau serbaguna, lalu mulai memanjat tebing itu.

Rimba SakuraCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang