Setelah kau tusuk jantung hatiku
Kau tak akan pernah tahu
Bagaimana rasanya tertikam pengkhianatan?
Bagaimana rasanya goresan luka di hati?
Hati yang patah
Kini tak lagi bergairah
Bila rasa terlalu dalam
Mampukah ia dengan sendirinya meredam?
Adakah harap yang mampu terdekap?
Saat segalanya sudah melenyap
Tak mampu lagi untuk menetap.
Reseptor, 16 Agustus 2025
KAMU SEDANG MEMBACA
Pena Rasaku
PoesiaHallo temen-temen, Ini hanya sebuah antologi puisi yang dibuat dengan hati berdasarkan realitas-realitas sekitar yang diwarnai dengan khayal. Jika perasaannya ada yang sama dengan puisinya, maka kalian sudah berteman denganku. Selamat membaca, semog...
