Secangkir kopi yang kunikmati
Membiarkannya berdiam diri
Dingin? Tentu saja
Seperti sikapmu yang kurasa samaAku terdiam
Dan ia kembali menyapa
Tapi sapanya tak sehangat dulu
Yang kini terasa hambar bagikuSekian lama aku tak bergerak dalam sunyi
Sampai kopiku menjadi basi
Seperti ucapmu yang dulu pernah berjanji
Bahwa aku akan selalu di hatiAh, sudahlah
Genggaman itu bukan lagi untukku
Senyuman itu bukan lagi padaku
Kopi ini akan selalu meninggalkan ampas
Seperti kenangan yang akan selalu membekas.@galihfatway
Anyer, 17 Mei 2020Kamu kayak kopi ya hehe
Semoga suka :)
Jangan lupa "VOTE" oke 😉Terima kasih

KAMU SEDANG MEMBACA
Pena Rasaku
PoetryHallo temen-temen, Ini hanya sebuah antologi puisi yang dibuat dengan hati berdasarkan realitas-realitas sekitar yang diwarnai dengan khayal. Jika perasaannya ada yang sama dengan puisinya, maka kalian sudah berteman denganku. Selamat membaca, semog...