Bab 21

308 7 0
                                        

Ni hao ♥️

×semoga suka×

×Kalau ada typo tolong di komen ya guys×
×thank you×
+Happy reading+

🌸🌸🌸

~kelas XII IPA 2

"ci... ci woi" paggil Tara yang sudah duduk di bangkunya.

Gracia menaikkkan alisnya sebenalah tanda bertanya.

Tara mengkode Gracia untuk mendekatkan telinganya. Dia  membisikkan sesuatu yang membuat Gracia tersenyum lalu memberikan acungan jempol padanya.

"ngapain bisik bisik lo berdua" tanya Raka  pada Tara dan Gracia.

"ngga ada"jawab Tara.

"ada apa" tanya Archen dengan suara beratnya.

oh ayolah suara Archen ini candu sekali.

"mau main aja" jawab Gracia yang di angguki oleh Archen.

lalu setelah itu Gracia menelungkukan wajahnya bersiap untuk tidur.

"ngga bisa tidur lagi semalem" tanya Archen yang di jawab kediapan mata oleh Gracia lalu dia tertidur dengan tenang.

Dengan usapan lembut dari tangan archen bagaimana bisa tidak nyenyak.

setelah itu bell masuk berbunyi semua murid berbondong bondong masuk ke kelas masing masing.

jam pelajaran di mulai dan diakhiri dengan lancar tanpa ada yang mengusik tidur dari Gracia.

"Ka Cia Aland come" ucap Aland memasuki ruang kelas Gracia dengan membawa susu kotak bluebery untuk kakanya.

"minggir lo!" usirnya pada Archen. Namun archen hanya diam saja di tempat tanpa ada niat untuk meninggalkan tempat duduknya.

"aws aja ngga gw restuin lo sama Ka Cia" ucap Aland membuat Archen menatap ttajam padanya namun Aland juga kembali menatap taja dirinya.

"apa lo!" ucap Aland.

Gracia terbangun dari tidurnya karna merasa terusik.

Gracia membuka matanya dia melihat sudah ada Aland dan Archen jangan lupakan Tara dan Raka yang mengelilinginya.

"kalian ngapain pada ngumpul disini" tanya Gracia memperhatikan satu persatu dari meeka.

"lo juga ngapain" tunjuknya pada Archen.

"Kan gue emang duduk disini" jawabnya yang di lirik tajam oleh tara.

Tara kemusuhan dengan archen karena dia dipisahkan dengan sahabat tercintanya, archen mengatakan hanya akan duduk duusutu selama sehari malah keterusan apa ngga dongkol si tara.

"ngga ka dia pengin deket deket ka cia tadi aja aku suru pergi ngga mau padahal aku mau asih ini ke ka cia" ucap Aland sambil menyudorka n susu bluebery kesukaan Gracia.

"thank you adek" ucap gracia lalu mengacak rambut Aland yang membuatnya memberengut kesal. selalu saja seperti ini pasti rambutnya di acak acak.

"kenapa cemberut" tanya Gracia tanpa rasa bersalah.

"ngga liat rambut Aland" ucapnya merengut kesal.

"hehe maaf maaf ngga lagi deh sini kaka rapiin sini" ucap Gracia sambil merapikan rambut Aland yang berantakan.

"Dah ganteng" ucap Gracia lalu menjembel kedua pipi Aland.

"ishh ka cia"kesal Aland lagi.

"apa dek, kenapa" tanya Gracia pada Aland. 

"dahlah ke kantin yuk laper ni gw" ucap Tara sambul mengelus perutnya melas, pasti cacing cacing di perutnya akan berdemo sebentar lagi.

"gw ikut" ucap Archen.

"lah...kirain lo ngga makan"ucap Raka.

"eh si semprul lo kira dia manekin ngga makan" ucap Tara.

"ya kan dia dari tadi diem ngomong juga satu kata dua kata' jawab Raka.

"hmm iyaa juga sih" ucap Tara seteah berfikir fikir Archen ini kalo ngomong seperlunya sekali.

"ya kan emangnya lo cerewet banget kaya cewe" ucap Tara sambil melirik Raka.

"si anjir kambing conge kalo ngomong sekate kate" uca Raka sambil mengejar tara yang seudah meninggalkannya berserta teman teman yang lain.

"mau pesen apa ni" tanya tara seetelah mereka sampai di meja makan.

"gw baso sama es teh manis"lanjutnya.

"samain aja lah" jawab Gracia.

"kalo lo pada gimana" tanya Tara.

"Samain aja" jawab archen.

"Raka sana pesen" perintah tara sambil memberikan 2 lembar uang cas berwarna merah.

"Eh kunyuk lo yang nanya nanya kok gw yang suruh pesen" ucap Raka tak terima.

"dahlah sana" ucap Tara mendorong Raka.

Setelah menunggu lumayan lama akhirnya makanan mereka datang.

"Akhirnya datang juga cacing gue dah pada demo nih"

Change of ReyciaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang