Bab 19

476 17 0
                                        

×semoga suka×

×Kalau ada typo tolong di komen ya guys×
×thank you×
+Happy reading+

🌸🌸🌸

setelah selesai dengan dekorasinya Gracia saat ini sedang berada di kamarnya.

"HAAAAH ahirnya selesai juga" Gracia menghela nafas sembar merebahkan dirinya di kasur king size miliknya.

drtt drttt...

Gracia mengecek isi ponselnya karna bergetar.

*Anak Setan*
(good night)
(besok lu sama gw)
*read

"ih apaan anjir gw ngga mau" Gracia lalu meletakan kembali ponselnya.

drttt drttt...

"apaan lagi sih" ia menggerutu sembari melihat pesan yang masuk ternyata dari Tara.

*Tarara*
(cia lo udah tidur)
[belum]
(besok bisa temenin gw ngga)
[oke]
[jam]
(besok gw jemput)
*read

setelah itu Gracia mematikan ponselnya dia memejamkan matanya lalu tidur tanpa membersihkan dirinya.

+×+

Keesoka harinya

tok tok tok...

tok tok tok...

"KACIAAAAA WOIII!"

"KACIAAA BANGUN WOI"
teriakan dari bungsu keluarga Smit membuat seisi rumah mendekat ke sumber suara.

"kenapa teriak teriak sayang" tanya Bunda Daniaa.

"ia kenepa si dek" tanya kedua abangnya.

"Ka Cia tuh dari tadi di gedor gedor pintunya ngga di buka buka" ucap Alland cemberut.

"loh masa si de"tanya bunda dania.

CEKLEK!

pintu terbuka menampilkan Gracia yang masih menggunakan bathrob dengan handuk kecil di tangan untuk mengeringkan rambutnya.

"kalian ngapain kumpul disini" tanya Gracia dengan tampang polosnya.

"KACIAAA" teriak Alland marah lalu meninggalkan keduanya mematung disana.

"dia kenapa bun" tanya Gracia pada bunda dania yang hanya menggelengkan kepala.

"Ya udah sana keringin dulu rambut kamu" ucap bunda dania lalu meninggalkan kamar gracia.

Gracia masuk ke kamarnya lagi untuk mengeringkan rambutnya.

sebenarnya tadi saat Aland mengetuk pintu Gracia sedang mandi karna dia bangun kesiangan.

saat sedang berendam malah dia tidak sengaja tertidur di bathub kamar mandi makanya tidak mendengar Aland yang mengetuk pintu kamar.

setelah selesai acara mandinya dia mendengan suara ribut di depan kamar lalu dia keluar.

***

Saat sedang memoles pelembab bibir dering ponsel mengalihkan perhatiannya.

"hallo"

"gw di depan rumah" singkat, padat, dan nyebelin itulah kata kata yang pas untuk Gracia lontarkan saat ini pada seseorang di seberang telfon.

"HAH!"

Gracia langsung mematikan ponselnya lalu berlari keluar rumah...

"mau ngapain lo" tanya Gracia pada Archen.

"jemput lo, cepet naik!" ucap Archen menunjuk jok belakangnya dengan dagunya.

"gw kan ngga iyain lo semalem" ucap gracia sambil bersedekap tangan.

Change of ReyciaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang