×happy reading×
+Jangan lupa vote+
+×+
🌸🌸🌸
"Ya udah sana minta maaf sama gracia" ucap bunda dania.
"Em" jawab zafer langsung bangun dan keluar dari kamar meninggalkan bunda dania yang tersenyum disana.
Tok tok tok...
Gracia membuka pintunya terlihat zafer yang berdiri di depan pintu.
"Boleh masuk" tanya zafer yang di angguki gracia.
Zafer masuk ke kamar gracia dia rindu kamar gracia karna waktu kecil mereka sering bermain bersama di kamar gracia bersama leo dengan baby aland.
Zafer duduk di sofa dia merasa semua kenangan berputar di otaknya.
" Gimana bang?" Tanya gracia.
"Abang mau ngomong, jangan dipotong okey" ucap zafer di angguki oleh gracia.
"Abang mau bilang abang minta maaf,abang minta maaf karna iri sama cia, abang minta maaf karna selalu jahatin cia, abang minta maaf selalu mengabaikan cia, abang juga minta maaf karna abang cia jadi koma, karna abang cia jadi hilang ingatan, karna abang..."
"Syuttt" potong gracia sambil meletakan jari telunjuknya di mulut abangnya.
"Cia udah maafin semunya bang, cia tau kok, cia juga minta maaf ya ngga ngertiin abang cinta minta maaf untuk semunya" ucap cia menggenggam erat tangan zafer lalu mereka berpelukan.
Ayah alex dan bunda dania tersenyum melihat cctv yang menampilkan anaknya berbaikan.
Ayah aleh menggenggam erat tangan bunda dania.
"Anak kita berbaikan yah"ucap bunda dania tersenyum meneteskan airmata bahagia.
" Sudah kubilang haru ini akan tiba sayang" ucap ayah alex lalu mengecup puncak kepala bunda dania.
Tak lama setelah itu
Brakk!
"Kaciaa aland da" belum selesai mengucapkan kalimat dia melihat pemandangan yang sangat membuat matanya sepet.
"Bang zafer ngapain disini" aland langsung berlari merebut gracia dari pelukan zafer langsung di bolak balik badan gracia lalu di tangkup wajah kaka kesayangannya diliahtnya dengan teliti dia takut kaka kesayangannya itu lecet.
"Ngapain lo disini ha"aland menunjuk zafer memang tidak ada sopan sopannya di kepada zafer.
"Abang" ucap zafer memebenarkan.
"Abang gw cuma bang leo"ucap aland membuat hati zafer mak jlep.
"Jahat amat lo bocil gw ngga di anggep" ucap zafer sedikit dramatis.
"Cih lebay pergi sana lo jangan deket deket kaka gw, syuh syuh" usir aland.
Gracia hanya bisa menahan tawa melihat tingkat adiknya itu gracia mengkode zafer untuk keluar dari kamarnya zafer hanya pasrah di usir keluar dari kamar gracia.
Sedangkan ayah alex dan bunda dania ternyata masih memantau kamera cctv mereka tertawa melihat muka zafer yang pasrah di usir oleh anak bungsunya itu.
"Kacia ngapain deket dekat sama dia" tanya aland sembari duduk memakan camilan yang ada di meja kamar gracia.
"Abang zafer de ngga boleh gitu" ucap gracia membenarkan.
"Iya pokoknya itulah ka" ucap aland masih tidak mau menyebutnya, dia masih kemusuhan sama abangnya yang satu itu.
"Bang zafer cuma minta maaf kok sama kacia" ucap gracia jujur tapi malah mendapat bombastis side eye dari aland.
"Apakah ini tanda tanda kacia nanti di rebut sama dia" ucap aland mencecar gracia.
"Engga de aland tetep yang terbaik buat kacia janji" ucap gracia memberikan janji kelingking.
"Hmm harus janji" ucap aland mengulangi kata kata gracia.
Sejak saat itulah aland makin melekat kepada gracia dan zafer menjadi musuh bagi aland karna aland tidak mau kasih sayang kakanya dibagi kepada abangnya aland jadi posesif.
****
KAMU SEDANG MEMBACA
Change of Reycia
Fiksi RemajaKehidupan seorang CEO muda Reicya Zeeanna yang berpindah jiwa ke tubuh seorang gadis SMA bernama Gracia Alexan Smith. Ikuti kelanjutan kisahnya(◠‿◕) Plagiat mohon untuk menjauh ini karya pemikiran sendiri. Terimakasih. *** Start : 15-08-24 Fin...
