×happy reading×
+Jangan lupa vote+
+×+
🌸🌸🌸
Saat ini mereka sudah berada di luar kediaman smith Gracia tidak kaget dengan apa yang ada di hadapannya karna dia sudah menduga siapa juga yang tidak kenal Keluarga Smith keluarga terkaya nomer dua di ASIA.
"ayo masuk sayang" ucap bunda diana Aland juga masi setia menempeli Gracia seperti perangko.
"ayo ka masuk" ucap Aland lalu di angguki oleh Gracia.
mereka masuk ke dalam masion disana terdapat abang Gracia bersama teman temannya sedang bekumpul tapi Gracia melengos tidak menyapa mereka karna Ayah, Bunda dan adiknya juga tidak memperkenalkan dia pada abang abangnya, ingatlah bahwa Gracia sedang pura pura amnesia.
"kamar kamu ada di lantai atas sayang sama aland yah" ucap Bunda Dania.
"Aland anter kaka kamu kamar sayang" ucap Bunda Dania pada anak bungsunya yang di angguki antusias oleh Aland.
"ayo kak" ajak Aland sembari menggandeng tangan Gracia.
"pelan pelan dong" gerutu Gracia.
"hehe piss ka yok pelan pelan"
mengabaikan tatapan orang orang yang ada di bawah.
"ini kamar kaka sebelahan sama kamar aku, kalo kaka ada apa apa tinggal ketuk pintu kamar aku aja ya kak" ucap Aland dengan senyumannya.
"liat deh ukiran nama kak bagus kan dulu kaka yang minta aku bikinin desain itu buat di gantungin di pintu kaka" ucap Aland.
Gracia tersenyum manis lalu mengusap rambut Aland sayang.
"makasih adiknya Ka Cia yang paling baik in the word" ucap Gracia tulus dia sangat senang memiliki seorang adik di kehidupan kali ini.
Aland tersenyum sangat manis jangan lupakan lesung pipit milik Aland akan keluar kalau dia tersenyum lebar itu membuat Gracia gemas lalu mencubit kedua pipi Aland.
"awss Ka Cia sakit tau" ucap Aland mengusap pipinya dengan bibir di manyunkan.
"hmmm sakit yah" ucap Gracia pelan lalu mengelus pipi Aland.
"sudah tidak sakit" tanya Gracia yang mendapat aggukan dari Aland.
"dah yuk masuk dulu ke kamar Ka Cia" ajak Aland.
saat memasuki kamar ternyata kamarnya bagus sesuai dengan dirinya dia kita akan mendapatkan kamar yang aneh seperti novel novel yang Ayana kadang ceritakan padanya ternyata tidak seburuk itu.
"ya udah Ka Cia istirahat dulu ya Aland juga mau ke kamr papay Ka Cia" ucap Aland hendak meninggalkan kamar Gracia.
" bye dek" ucap Gracia.
kata dek membuat Aland menghentikan langkahnya lalu kembali memeluk Gracia, Gracia yang tidak siap hampir limbung untung saja Aland lebih tinggi darinya jadi Aland menahan tubuh Gracia agar tidak jatuh.
"maaf" ucap Aland di sertai cengiran, Aland menggaruk tengkuk yang tidak gatal itu.
"nggapapa ya udah sana bbo kamu pasti cape kamunpulang sekolah kan langsung nyamperin Ka Cia" ucap Gracia.
"Aland boleh bobo sama Ka Cia" ucap Aland memohon dah hal itu tidak bisa Gracia tolak.
jadilah saat ini Aland tidur di pangkuan Gracia dan Gracia tidur dengan posisi duduk bersandar karna dia tidak tega membangunkan adiknya yang tertidur pulas, dia juga sebenarnya lelah tapi tidak papa.
Gracia mengelus surai Aland tak sengaja dia malah ikut tertidur juga, pemandangan itu tak luput dari padangan kedua orang tuanya yang tadinya berniat ingin melihat putri mereka.
"seandainya semua anak kita akur ya Yah" ucap Bunda Dania.
"suatu hari pasti Bun" ucap Ayah Alex.
***
saat makan malam tiba Gracia dan Aland masih setia memejamkan matanya, namun Gracia terbangun lebih dulu dia pergi mencuci mukanya lalu membangunkan adiknya.
"dek" pangil Gracia sambil memainkan pipi adiknya.
"dek bangun dek makan malam' panggil Gracia dengan suara berbisik.
"enghhh ngga mau"ucap Aland malah menarik selimut untuk menutupi wajahnya.
"ya udah Ka Cia tinggal ya papay" ucapan Gracia sukses membuat Aland langsung duduk.
"cuci muka dulu trus turun" ucap Gracia.
🌸🌸🌸
554 word
31/08/23
KAMU SEDANG MEMBACA
Change of Reycia
Novela JuvenilKehidupan seorang CEO muda Reicya Zeeanna yang berpindah jiwa ke tubuh seorang gadis SMA bernama Gracia Alexan Smith. Ikuti kelanjutan kisahnya(◠‿◕) Plagiat mohon untuk menjauh ini karya pemikiran sendiri. Terimakasih. *** Start : 15-08-24 Fin...
