×happy reading×
+Jangan lupa vote+
+×+
🌸🌸🌸
"Yakin Ka Cia mau naik motor" ucap Aland karna dia merasa ada yang aneh dengan kakanya itu biasanya Gracia akan menolak keras menggunakan motor karna takut riasannya kena debu dan rambutnya akan berantakan manya Aland memastikannya.
"Iya ayo ah kamu dari tadi banyak tanya, mau berangkat bareng ngga" ucap Gracia karna kesal dengan adiknya itu.
TIN TIN!
Gracia dan Aland menengok pada sumber suara klakson mobil itu.
"Kalian jadi berangkat apa ngga si" ucap Zafer yang sudah jengah dengan perdebatan mereka berdua.
Zafer sudah berada dala mobilnya karna biasanya Gracia akan naik mobil bersamanya karna tidak mau panas panasan katanya dan menpelinya sepanjang waktu.
"Ya udah ayok naik tapi jangan ngeluh kalo rambutnya berantakan loh ka" ucap Aland.
"Nye nye nye nye"kesal Gracia enak aja rambutnya ini dari sononya udah halus dan lembut ngga bakal ya berantakan cuma gara gara kena angin ngadi ngadi aja adiknya ini.
Aland melajukan motornya dengan Gracia yang membonceng di belakang sedangkan Zafer mengikutinya dari belakang dia juga sebenarnya khawatir adiknya itu akan minta turun di jalan karna panas.
***
Sampailah mereka di gerbang SMA Cakrawala suara deruman motor milik aland yang membuat semua atensi siswa menuju padanya siapa sih yang ngga kenal Keluarga Smith dengan anak anaknya yang tampan mempesona.
Anak anak Keluarga Smith ini mempunyai followers banyak sekali ya guys bahkan Gracia yang katanya tukang buli saja followersnya banyak.
Zafer keluar dari mobilnya setelah parkir dan semua di buat histeris oleh ketampanan dari Zafer dia bersandar di mobilnya menunggu adik adiknya.
Aland melepas helm fullfacenya berbarengan dengan Gracia itu membuat mereka semua terpesona pada ketampanan Aland dan kecantikan Gracia.
Mahluk mahluk visual memang mereka ini.
Selalu seperti ini selalu ada kehebohan di setiap pagi saat mera datang tapi mereka bertiga mengabaikan ocehan siswa siswa disana, apalagi Gracia yang sudah biasa dengan pujian di kehidupan sebelumnya.
"Woi Land lu kemarin kemanemasaa kita tungguin di tongkrongan mal asah ngga dateng mana pulang sekolah langsung ngacir gitu aja" ucap Farel teman Aland.
"Iya woy kita nungguin lo sampai malem anjir mana telfon ngga di angkat sms ngga di bales aku meriang aku meriang merindukan kasih sayang" ucap Danis teman Aland yang memang receh itu.
Plak!
"Najis lo" ucap Farel setelah menggeplak belakang kepala Danis.
"aws sakit bego" ucap Danis sambil menginjak kaki Farel dengan sangat keras.
"Akh bocah gemblung" ucap Farel kesakitan yang hanya di balas juluran lidah seperti meledek oleh Danis.
"Eh ada Ka Cia, gimana kabar udah baikan" tanya Danis.
"Kalian siapa" tanya Gracia pada mereka berdua yang membuat mereka berdua mengedipkan kedua matanya.
"Ka Cia ngga inget kami" ucap Denis memelototkan mata memegang dadanya syok berat lalu mendrama seperti menghapus air mata padahal ngga nangis.
"Ka Cia amnesia makanya ngga inget kalian" Aland menjelaskan.
"Ooo" ucap mereka berdua sambil mengangguk sebelum..
"HAH AMNESIA KOK BISA!" Kaget mereka berdua.
"Nggapapa kok, kalian namanya siapa?" Tanya Gracia pada mereka berdua.
"Kita kenalan lagi ya ka gw Farel dan selah gw namanya Danis" ucap farel memperkenalkan yang diangguki oleh Gracia.
Zafer masih setia di belakang adik adiknya Farel dan Danis belum ngeh kalo Zafer ada di sana.
"Ekhem jadi mau ke kelas apa mau ngobrol disini aja" ucap Zafer membuat mereka semua menoleh ke sumber suara.
" Eh eh Ka Zafer halo" ucap Farel canggung.
"Ka Zafer ini kita mau ke kelas kok" ucap Danis
.
"Kita ke kelas dulu ya" pamit Aland kepada Gracia.
"Belajar yang bener" ucap Gracia kembali ngengacak rambut Aland padahal Aland lebih tinggi dari Gracia.
"Hmm iya Ka Cia, udah deh seneng banget berantakin rambut Aland" ucap Aland kesel.
"kamu lucu, ya udah sama" ucap Gracia sambil mendorong Aland pelan.
"Kita kemana Bang" tanya Gracia pada Zafer yang sedang bersandar pada tembok menonton drama mereka berdua.
"Lo ikut sama gw" ucap Zafer berjalan lebih dulu.
Gracia menggerutu dalam hatinya karna dia dongkol kenapa pemilik tubuh ngga ngasih ingatannya sekalian sih harus gitu setengah setengah kan jadinya dia harus beradaptasi dulu, hal sepele kaya kelas aja ngga masuk di ingatannya dasar.
"Awas aja kalo gw dah inget semuanya" bisik Gracia menggerutu.
" Lo ngomong sesuatu" tanya Zafer seperti mendengar seseorang bicara.
"Ngga" jawabnya.
***
KAMU SEDANG MEMBACA
Change of Reycia
Teen FictionKehidupan seorang CEO muda Reicya Zeeanna yang berpindah jiwa ke tubuh seorang gadis SMA bernama Gracia Alexan Smith. Ikuti kelanjutan kisahnya(◠‿◕) Plagiat mohon untuk menjauh ini karya pemikiran sendiri. Terimakasih. *** Start : 15-08-24 Fin...
