Bab 17

579 18 0
                                        

×happy reading×
+Jangan lupa vote+
+×+
🌸🌸🌸

🌸🌸🌸

Keesokan paginya tidak biasanya Gracia sudah ada di kelasnya bahkan sebelum teman temannya ada yang datang.

Ketua kelas yang biasanya datang paling pagi terkejut melihat Gracia yang tiba tiba sudah di dalam kelas.

"Tumben banget neng udah berangkat kesambet apa lu" ucap Raka sang ketua kelas sambil berjalan menaruh tas di mejanya.

"Ngga tau gw lg mood aj" jawab Gracia enteng.

"Lo ngga sama Tara" tanyanya.

"Ngapain gw sama tara rumah gw sama tara beda arah oy biasanya juga sendiri sendiri"ucap Gracia dengan muka datar tapi...

"Kenapa-kenapa kangen lo" sambil melirik lalu menunjuk Raka dengan telunjuk seperti  sedang menitik nitik.

"Lo kalo suka sama Tara ngomong aja, gw tau ko lo suka lirik lirik Tara ya kan" ucap Gracia dengan menumpukan siku kanannya ke pundak Raka karna tinggi mereka hampir sama.

"Apaan si lo" ucap Raka sambil meningkirkan siku Gracia.

"Gw ngga akan bilang sapa sapa kok" ucap Gracia berbisik lalu mengedipkan sebelah matanya pada Raka.

Sedangkan Raka hanya memandang Gracia aneh lalu duduk di bangkunya, begitupun Gracia dia duduk kembali di kursinya.

"Nih" Archen tiba tiba datang menyodorkan sekotak susu Blueberry dengan sekotak bekal.

Gracie memandang susu kotak dan bekal di depannya lalu memandang archen bertanya tanya.

"Gw tadi ke rumah lo" ucap Archen, Garcia menaikan alisnya bertanya.

"Disuruh papa nganterin berkas ke om alex trus bunda nitipin bekel ini" ucap Archen jujur.

"Oo okey thanks ya"Gracia mengambil bekal itu lalu memakannya untuk sarapan karna memang dia belum sarapan.

Raka dia hanya melirik adegan mereka berdua dengan penuh selidik banyak pertanyaan di benaknya tapi dia sedang tidak ingin bertanya.

***

Kantin sekolah

"Eh lu tau ngga tadi pagi si Archen ngasih bekel ke Gracia" ucap Raka pada teman temannya.

Si Raka ini ganteng ganteng tapi suka bgt gosip heran padahal anggota OSIS dia.

Pletak!

"Awss siapa nih yang mukul gw" ringis Raka sembari mengomel.

"Gw" ucap Gracia enteng dengan menggoyangkan pulpen miliknya.

"Siapa suruh lo gosip disini ha" ucap Gracia sambil memukul kepala Raka kembali

"Aws sakit sakit woi udah woi"

"Rasain nih rasain"

"Woi udah anjir"

"Emang gw peduli ha"

"Udah"ucap Raka memegang pergelangan tangan Gracia.

Siswa siswi dikantin berteriak histeris melihat adengan Raka dan Gracia yang menurut mereka lucu, ada juga yang memvideo mereka.

"Ga usah pegang pegang lo banyak kuman" ucap Gracia.

"Yeh siapa juga yang mau pegang pegang lo" ucap Raka menghempaskan tangan Gracia.

"Awas lo gosip lagi" ucap Gracia memeperingati Raka memberikan tatapan tajam lalu pergi ke mejanya untuk memesan makanan.

"Ada ap tadi rame rame woi" tanya tara yang baru pulang dari wc.

"Ngapapa biasa" ucap Gracia enteng.

"Eh lu mau pesen apa" tanya Gracia

"Samain aja"

"Okey, bu basonya dua porsi sama es teh manis yang punya cia basonya pedes ya bu" teriak Gracia pada Bu Ina pemilik kantin.

"Siap neng"

Tak lama kemudian bu kantin membawa pesanan mereka.

"Monggo neng"

"Terimakasih bu" ucap mereka berdua.

***

"Waah apani" teriak Tara setelah melihat group lambe turah sekolahnya.

"Apaan" tanya Gracia penasaran.

"Kalian abis ngapain dah" ucap Tara setelah melihat video di layar hpnya.

"Apaan woi"ucap Gracia langsung merebut hp Tara.

"Siapa nih yang ngevideoin, bisa bisanya" ucap Gracia lalu memberikan hpnya pada Tara lalu rebahan di kasurnya.

"Kok lu biasa aja" tanya Tara.

"Biarin aja lah ngapain" ucap Gracia enteng lalu memejamkan matanya.

"Iya si bener" ucap Tara sambil menganggukan kepalanya.

"Eh lo tau ngga" lanjutnya.

"Paan" tanya Gracia yang masih memejamkan matanya.

"Ngga jadi" ucap Tara.

Hening

"Cia" panggilnya lagi.

"Hmm" jawab Gracia

"Paan woi ditungguin juga" lanjutnya.

"Sabar ii gw lagi searching" Jawab Tara yang sedang fokus dengan laptop yang ada di depannya.

"Dah sini bangun" ucap Tara menarik narik tangan Gracia.

"Mager bat gw bener dah, aku sudah tidak berdaya" ucap Gracia lebay.

"Ishh ayo sini ih"Tara menarik paksa tangan Gracia hingga Gracia terduduk.

"Gimana menurut lo bagus ngga" tanya Tara. Sambil menunjukan foto pantai dan resto.

"Trus gw harus gimana?" Tanyanya.

"Ya pilihin mana yang bagus ih"ucap Tara sambil cemberut.

"Iya iya iya bentar bentar siniin laptopnya" ucap Gracia.

"Hmmm...yang ini aja bagus malem malem di pantai nanti kita bikin party" ucap Gracia.

"Trus nnti kalo pulangnya malem" ucap Tara yang membuat Gracia menengok ke arahnya.

"Pulau pribadi gw aja" ucap Gracia.

"Okey" ucap Tara sambil tersenyum manis.

"Seneng lo" ucap Gracia sambil menyentil dahi Tara.

"Aws sakit woi" ringis Tara

"Konsepnya gimana mau gini aja?"tanya Gracia.

"Em gini aja"jawab Tara.

***
12/okt/23

Change of ReyciaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang