6. Jadi, siapa pelakunya?

517 58 1
                                        

"Jadi, sudah seberapa jauh?" celetuk Michikatsu, memecah keheningan. Sanemi tampak tidak senang.

"Hey iblis sialan! Siapa yang kau tanya hah? Kau tidak tahu siapa Oyakata-sama?!" Yoriichi menghela napasnya pasrah, tampaknya Pemuda berambut putih itu memiliki dendam kesumat dengan kakaknya.

Gimana nggak dendam cobak, adiknya aja dibikin mokad dulu:) kalo itu San juga marah

Kagaya menghela napas lalu tersenyum lembut ke arah Sanemi. "Tidak apa Sanemi, aku baik-baik saja." Pria itu lantas menatap Michikatsu dengan tatapan teduh khasnya.

"Sejauh ini beberapa kasus penyerangan Oni sudah mulai kembali terdengar, hanya saja kepolisian menganggap bahwa Oni adalah manusia yang overdosis obat terlarang." Kagaya menjeda sejenak. Tatapannya berubah tajam.

"Yang terpenting, apakah semua ini berhubungan dengan Yushiro? Iblis itu bukannya masih hidup? Bisa jadi 'kan dia adalah dalang dibalik ini semua?" Celetuk Sanemi.

"Hey Kakek Codet, aku bukan iblis kurang kerjaan yang menyetor nyamanya secara cuma-cuma." Sanemi tersentak, ia langsung menatap ke arah pintu, dimana sosok yang mereka baru saja bicarakan muncul secara tiba-tiba.

Kagaya tersenyum. "Lama tidak bertemu, Yushiro." Sapanya. Yoshiro entah kenapa mengangguk sopan, lantas ikut bergabung dan duduk disebelah Michikatsu. Pria berambut hitam dan hijau itu lantas menatap satu persatu dari mereka yang diakhiri dengan senyuman tipis.

"Senang bisa bertemu kembali dengan kalian."

Tanjirou yang berada tidak jauh dari sana segera merapat dan refleks memeluk Pria itu. Yushiro tentu saja terkejut, namun dengan cepat dia merubah ekspresinya. Pria itu lantas menepuk-nepuk pelan pucuk kepala Tanjirou. Zenitsu dan Inosuke juga ikut mendekat dan memeluk Yushiro membuat si empu berdecak kesal.

"Ck, kalian masih sama saja ya, bocah-bocah sok kuat."

Mereka melepas pelukan.

"Bagaimana dengan adikmu- Nezuko, Tanjirou?" Tanya Yushiro usai sesi pelukan Teletubbies tadi.

"Sangat baik, adikku adalah teman sekelas Tokitou-kun sekarang." Jawab Tanjirou antusias, setidaknya dia karena Yushiro menanyakan adiknya dengan lebih normal, mengingat ketika pertama kali bertemu, Yushiro malah mengejek Nezuko.

"Oh, dia Iblis?" Celetuk Yoriichi yang melihat interaksi Tanjirou dan Yushiro. Pemuda berambut hitam dan Hijau itu tampak menelisik Yoriichi, membuat pemuda itu membalas dengan tatapan datar.

"Aku Yushiro, selaku orang yang dituduh si Codet itu. Ya, aku memang menjadi salah satu iblis yang hidup hingga saat ini." Seluruh orang diruangan itu menahan napasnya. Mereka menatap penuh tanya ke arah Yushiro.

"Ya, sesuai dugaan kalian. Memang ada iblis lain selain aku yang berhasil hidup, Muzan ternyata lebih pintar dari yang kita pikir."

"Maksudmu?" Ucap Michikatsu.

Yushiro menoleh dan berkata. "Beberapa hari sebelum kematiannya,  Muzan ternyata sempat menciptakan iblis bulan bawah yang membawa DNA serta darah Muzan dan melarikan diri. Iblis itu bahkan tidak mati ketika Muzan mati, entah eksperimen apa yang dilakukan oleh bajingan itu." Semua terkejut, suasana seketika hening.

"Dan yang lebih parahnya, Muzan di Era ini juga bereinkarnasi dengan tekad yang sama namun tujuan yang berbeda."

"Apa Tujuannya?" Tanya Yoriichi. Yushiro menghela napas dan menatap ke arah dengan tatapan kosong.

"Menjadikan seluruh manusia sebagai Iblis dan membuat mereka membunuh satu sama lain."

BRAK!

Yoriichi memasang wajah tenang, namun meja yang tepat berada di hadapannya terbelah dua. Demon Mark yang awalnya hanya terlihat samar kini terlihat dengan sangat jelas di wajahnya. Sorot matanya berubah tajam, dingin dan tak tertebak. Auranya mampu membuat semua orang yang ada di dalam ruangan itu meneguk ludah, kecuali Michikatsu.

"Harusnya aku membunuhnya sejak dulu." Ujar Yoriichi.

"Tenanglah, Otouto." Yoriichi menghela napas, membuat semua orang yang berada di ruangan itu ikut bernapas lega.

"Lalu, apa kira-kira yang akan dilakukan Muzan sekarang?" Tanya Shinobu. Kagaya menghela napas pelan.

"Kemungkinan besar, dia akan mulai mengumpulkan mantan iblis bulan atas dan menjadikan mereka kembali menjadi iblis. Kemungkinan besar target pertama adalah kau-"

Michikatsu mendengus kasar.

"-Michikatsu-san."

Halohaaaa apa kabar semua, akhirnya setelah beberapa hari Hiatus aku bisa up lagii. Semoga kalian suka yaaa, Terima kasih karena sudah berkunjung!

Salam hangat

San



Hello Again, Brother Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang