Setelah kejadian semalam dengan Rizal. Putra dan Zaidan bertengkar dan keesokan paginya pun mereka masih bertengkar kecil.
"Pagi, sarapan dulu nih" sapa putra dengan singkat
"Iya, makasih" balas Zaidan dengan singkat juga.
"Aku hari ini anterin kamu aja ya" lanjut Zaidan.
"Loh, kenapa?" Tanya putra
"Hari ini dosennya gak masuk, jadi gak ada kelas. Aku mau ke cafe aja"
"Sore aku pulang"
"Iya" jawab putra singkat
Setelah itu mereka melanjutkan sarapan dan mandi lalu bersiap untuk putra pergi ke kampus dan Zaidan pergi ke cafe. Sesampainya di kampus Zaidan tak banyak bicara seperti biasanya, hari ini dia menjadi lebih diam dari sebelumnya.
"Makasih ya udah nganterin" walaupun putra tahu ia sedang marah kepada Zaidan tapi ia tak bisa jika terlalu marah hingga harus mendiamkannya.
"Iya sama-sama, belajar yang rajin, nanti pulang aku jemput. Jangan kemana-mana"
"Iyaa"
"Yaudah aku berangkat ya"
"Hati-hati"
Percakapan yang dingin nan singkat. Tak ada senyuman hari itu. Lalu setelah putra memasuki kawasan kampus tiba-tiba saja satria muncul dibelakangnya.
"Kayaknya ada yang lagi berantem nih" goda satria
"Apaan sih, sok tau lu" jawab putra malas
"Yaelah put, udah sering gw kayak gitu. Dari ngeliat lu aja gw tau lu lagi berantem, bener kan?"
Mendengar pertanyaan satria putra hanya dia tak menanggapi
"Kalo diem berarti bener, cerita aja sih"
"Panjang ceritanya"
"Ya dipendekin lah, gitu aja repot"
Mendengar itu putra semakin malas untuk membicarakan masalahnya dan pergi meninggalkan satria.
"Yaelah tu anak gw mau bantuin malah pergi" melihat putra yang pergi begitu saja satria hanya menggelengkan kepalanya.
•
•
•
Zaidan pov
•
•
Sesaat setelah mengantar putra ke kampus
Zaidan pergi ke cafe untuk melaksanakan pekerjaannya. Sesampainya di cafe ia segera mengganti baju dengan seragamnya dan disana sudah ada Rizky teman satu kerjanya.
"Tumben lu Dateng kesini pagi" tanya Rizky heran karena biasanya Zaidan datang sore
"Lagi libur kelas, dosennya ga masuk"
"Oh pantesan, oiya kemaren ada yang nyariin lu"
"Iya?siapa?" Zaidan nampak heran.
"Gatau, katanya salah satu customer disini. Kalo ga salah namanya Kevin"
"Ah dia, ngapain dia kesini?"
"Gatau, kemaren nyariin lu, tapi gw bilang lu lagi libur terus gw bilang balik lagi aja hari ini. Tapi gatau belum Dateng orangnya"
"Ooh, oke-oke thanks"
Setelah itu Zaidan melaksanakan pekerjaannya sebagai barista di cafe. Tetapi dia belum melihat Kevin yang mencarinya sampai sore hari. Kemudian saat waktu Zaidan untuk pulang tiba-tiba Kevin datang ke cafe.
"Zaidan!!" Sapa Kevin.
"Weh vin, gw kira lu gak jadi kesini"
"Ya kaga lah, yakali gw gak jadi"
KAMU SEDANG MEMBACA
ZAIDAN & PUTRA
Romance⚠️ BXB ZONE⚠️ Yang gasuka bisa skip ya😄 . . . . Putra Askara adalah seorang murid pindahan, pertemuan pertamanya dengan Zaidan menjadi awal dari kisah mereka berdua. Hari-hari mereka lalui bersama dan saling mencintai satu sama lain, tetapi diakhir...
