Satu bulan setelah malam dimana ia bertemu dengan Hasan, kehidupan Claudia tetap berjalan sebagaimana mestinya. Walaupun sekarang mulai sedikit berubah karena saat ini dia menjadi lebih dekat dengan Bagas, malam itu Bagas mengantar Claudia pulang. Mereka banyak mengobrol dan berlanjut dengan bertukar pesan sampai kemudian mereka mulai membuat janji untuk pulang bersama atau makan bareng pokoknya hubungan Claudia dan Bagas menjadi lebih dekat setelah malam itu.
Claudia juga merasa Bagas, ternyata orang yang mengasikan. Dia sering mengajak Claudia untuk pulang bareng walaupun arah kosan Bagas dan Claudia beda arah. Sempat beberapa kali Claudia menolak tapi Bagas selalu bersikeras mengantarnya berdalih ingin makan pecel ayam yang berada di dekat kosan Claudia.
Jadi rutinitas Claudia belakangan ini yaitu pulang kerja bersama Bagas dan selalu menyempatkan makan pecel ayam dekat kosan. Tidak setiap hari juga sih, karena terkadang jadwal pulang mereka tidak sama. Tapi kebetulan hari ini Claudia dan Bagas memiliki jadwal pulang yang sama. Sehingga mereka berencana pulang bareng lagi untuk makan pecel ayam yang beberapa hari ini tidak mereka kunjungi.
Saat pekerjaanya sudah beres Claudia bergegas membereskan meja kerjanya untuk menemui Bagas yang katanya sudah menunggu di bawah.
"Mau kemana buru-buru amat?" Laras mengomentari Claudia yang sedang buru-buru memasukkan barang-barangnya ke dalam tas.
"Mau pulang."
"Pasti bareng Bagas ya?"
"Iya, katanya dia udah nunggu dibawah."
"Hubungan kalian kayaknya makin akrab banget ya. Gue ikut seneng liatnya. Tapi kalian udah jadian atau belum sih sebenarnya?" Laras menggeser bangkunya untuk mendekat ke arah Claudia dengan penasaran.
"Belum."
"Kenapa belum? Dia belum nembak lo?"
"Belum."
"Tapi misalnya dia nembak lo, lo bakal terima dia gak?"
"Dia orangnya baik, sejauh ini gue nyaman ngobrol sama dia. Jadi ya gak ada salahnya buat nyoba." Claudia sebenarnya dari jauh-jauh hari sudah meyakinkan dirinya. untuk mencoba membuka hatinya kepada Bagas. Dia akan menerima Bagas jika suatu hari dia menyatakan perasaanya atau mengajaknya untuk menjalin hubungan.
"Akhirnya lo mau membuka hati lo juga. Ya semoga aja kalian cepet jadian deh."
"Iya doain aja yang terbaik buat kita." Claudia sebenarnya merasa aneh dengan semua ini karena masih belum terbayang dia akan menjadi pacaran seseorang lagi setelah dua tahun menjomblo. dia juga belum yakin kepada Bagas karena dibanding dengan Bagas Claudia lebih memilih Panji. Orang yang dulu pernah dekat dengannya tapi sayang sekarang Claudia dan Panji tidak berhubungan lagi karena Panji menghilang begitu saja.
Panji adalah sosok yang berhasil dekat dengan Claudia setelah dia putus dengan Hasan, Panji Gumilar adalah orang yang dikenalkan Mamanya kepada Claudia orang yang cukup dewasa dan selama dekat Claudia nyaman bahkan dia merasa bahwa hubungan mereka akan menuju ke hal yang lebih serius, karena keluarga mereka juga memang sudah saling mengenal tapi beberapa bulan yang lalu hubungan mereka renggang karena Panji sudah tidak menghubungi Claudia lagi entah kenapa. Dan ya Claudia sepertinya digosting oleh Panji.
Tapi dari segi apapun, Panji terlihat lebih serius dari pada Bagas tapi mungkin Panji memang tidak menyukai Claudia jadi dia mundur dan lebih memilih tidak menghubungi dirinya.
Sekarang hanya ada Bagas, Claudia ingin mencoba dekat dulu dengan Bagas siapa tahu memang cocok. Karena sejauh ini Bagas baik. Dan karena akhir-akhir ini Claudia seperti memiliki tekanan untuk segera menemukan pengganti agar tidak terlihat menyedihkan di depan Hasan. Jadi berhubungan dengan Bagas mungkin bisa membuatnya tidak terlalu menyedihkan
KAMU SEDANG MEMBACA
Belum Usai (Revisi)
RomanceUPDATE SETIAP HARI SELAMA REVISI!!! Disini ada yang udah baca Too good to be (true) Dominan gak? Kalau pernah baca, berarti udah kenal dong sama sosok Hasan. Dia sempat beberapa kali muncul di cerita Dira Dan Satria. Nah untuk kali ini aku akan menc...
