5 Tahun yang lalu
"Di, lo mau ikut gak? Gue mau ketemu temen gue dulu. Mau ngasih print-an, tadi dia nitip." Claudia dan Laras baru saja selesai kelas, rencananya mereka akan langsung ke kantin untuk makan sebelum kelas berikutnya dimulai.
"Gue ke kantin duluan ya, takut keburu rame. Lo mau makan apa? Nanti gue pesenin." Claudia memilih tidak ikut Laras untuk bertemu temannya karena sudah pasti Laras tidak hanya sekedar serah terima print-an saja. Mereka mungkin akan mengobrol terlebih dahulu yang sudah Claudia pastikan tidak akan sebentar dan lebih baik Claudia menunggu Laras di kantin sambil makan dari pada harus diam menunggu Laras bergosip dengan temannya.
Laras sepertinya memiliki seribu bahan obrolan yang berbeda untuk setiap orangnya. Hal itu sangat berbanding terbalik dengan Claudia, dia adalah orang yang tidak bisa basa-basi dan minim info tentang apapun itu, jadi terkesan cuek dan tidak peduli dengan sekitar. Untung saja Laras mau berteman dengan Claudia yang sekarang menjadi satu-satunya sahabat Claudia, Walaupun sebenarnya Claudia cukup kenal banyak orang dikelasnya, dan mungkin orang pun banyak mengenal Claudia, tapi semua itu hanya sebatas kenal saja. Claudia tidak gampang dekat dengan orang.
Setelah selesai merapikan barang-barangnya tanpa banyak bicara lagi Laras pergi meninggalkan Claudia. Kemudian Claudia juga berjalan lebih cepat untuk menuju kantin karena dia takut kantin sudah ramai. Sebenarnya Claudia tidak apa-apa sendiri tapi terkadang jika berada ditempat ramai dia merasa banyak mata yang melihat dirinya, Claudia paling tidak suka jadi pusat perhatian. Walaupun Claudia tahu itu hanya perasaannya saja, orang-orang juga punya kesibukannya sendiri, mana peduli dengan kehadiran Claudia yang bukan siapa-siapa ini.
Walaupun sebenarnya Claudia juga bukan orang yang bisa dibilang culun, atau sangat pendiam yang selalu terlihat sendirian. Claudia bisa sangat ramah dan mengobrol seperti kebanyakan orang, dikelasnya juga banyak yang mengenal dirinya tapi Claudia tipe orang yang memang tidak pintar memulai obrolan dan lebih baik diam kalau memang tidak diajak ngobrol daripada memulai pembicaraan.
Claudia berinteraksi dengan orang seadaanya atau jika memang penting.
Hal itu membuat banyak yang bilang Claudia sombong. Tapi kalau mereka benar-benar mengenal Claudia, dia adalah orang yang sangat baik, dan juga tidak enakan. Hal itu yang buat Claudia sulit berteman, sikap tidak enakkan Claudia membuat dia menjauhkan diri dengan orang untuk melindungi dirinya sendiri.
Lagi pula Claudia merasa dirinya tidak boleh terlena dengan kehidupan teman-temannya yang terlalu santai dan hanya memikirkan kesenangan saja, Claudia harus fokus kepada pendidikannya. Claudia harus bisa membanggakan untuk kedua orang tuanya dan jadi anak yang baik sehingga Ayah dan Ibunya bangga akan dirinya.
Claudia berada di keluarga yang terbilang pas-pasan, sehingga jika menginginkan sesuatu Claudia harus bekerja keras dulu untuk mendapatkannya, bahkan mungkin jika bukan karena beasiswa Claudia tidak akan sanggup berkuliah disini, jadi sebisa mungkin Claudia tidak boleh main-main dalam perkuliahan ini.
Hal itu juga yang membuat Claudia sulit untuk diajak main atau berkumpul, Claudia terlalu keras kepada dirinya sendiri.
Claudia bisa dibilang mahasiswa kupu-kupu, dari pada main dan nongkrong dengan teman kuliahnya seperti Laras dan yang lain, Claudia selalu memilih pulang dan membantu ibunya dirumah, atau pulang untuk belajar dan jika tidak belajar Claudia lebih memilih dirumah rebahan untuk menghemat uang dari pada harus main dan nongkrong sana sini yang pasti memerlukan uang.
Claudia diberi uang jajan kuliah oleh ibunya dan kadang oleh kakaknya itupun tidak banyak dan sebisa mungkin Claudia menyimpan uang itu untuk keperluan yang mendadak dan penting agar tidak merepotkan keluarganya. Karena selain mengurus dirinya, orang tua Claudia juga harus mengurus keperluan kedua adiknya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Belum Usai (Revisi)
RomanceUPDATE SETIAP HARI SELAMA REVISI!!! Disini ada yang udah baca Too good to be (true) Dominan gak? Kalau pernah baca, berarti udah kenal dong sama sosok Hasan. Dia sempat beberapa kali muncul di cerita Dira Dan Satria. Nah untuk kali ini aku akan menc...
