Hampir dua jam lebih Claudia menemani Laras jalan-jalan, sekarang sudah jam 12 mereka harus segera kembali ke hotel. Karena mereka harus hadir di acara makan-makan yang diadakan Anggi sebelum keberangkatannya nanti sore untuk bulan madu.
Sekarang Claudia dan Laras sudah berada di lobi hotel setelah turun dari taksi, hal itu berbarengan dengan sebuah mobil yang berhenti tidak jauh dari mereka, dari mobil itu keluar sosok Hasan menggunakan setelan rapih.
Claudia seketika langsung mengalihkan pandangannya agar tidak bertatapan dengan Hasan yang dengan santai berjalan mendekat kearah Claudia dan Laras.
"Hai Di, La. Kalian abis dari mana?" Sapa Hasan saat sudah berada di depan Claudia dan Laras. Dia menyapa Audi dengan Laras seperti tidak pernah terjadi apapun dia dengan pembawaan santainya.
"Abis jalan-jalan. Lo sendiri abis dari mana rapih banget?" Laras menanggapi sapan Hasan. Laras mencoba untuk terlihat biasa saja.
"Gue abis ada kerjaan bentar."
"Oh, sekarang lo mau langsung ke acara Anggi?"
"Iya, ayo bareng kalian mau langsung kesana juga kan?" Hasan menatap Laras sekilas kemudian menanamkan tatapan yang berbeda kepada Claudia yang sejak tadi masih berusaha mengacuhkan dirinya.
"Oke Ayo." Mau tidak mau Laras mengiyakan ajakan Hasan, walaupun dia tahu Claudia pasti sangat tidak nyaman dengan keberadaan Hasan..
Sedangkan disisi lain Claudia sangat merutuki Laras yang dengan santainya mengajak Hasan untuk pergi bersama ke tempat Anggi. Sudah tahu Claudia masih sangat gugup untuk berdekatan dengan Hasan.
"Restorannya yang ada di rooftop kan?" HAsan masih saja terlihat santai walaupun pandangannya tetap menatap intes Claudia.
"Iya."
"Yaudah ayo ke lift." Hasan memimpin Claudia dan Laras untuk jalan menuju lift sedangkan Claudia hanya mengikuti mereka dalam diam. Claudia berusaha untuk tidak menatap Hasan yang sedari tadi menatap kerahnya.
Mereka saat ini sudah memasuki lift dan suasana dalam lift ini sangat hening sampai Hasan kemudian kembali mencoba memecahkan keheningan.
"Di kenapa dari tadi diem aja? Kamu gak sakit kan" Hasan bertanya kepada Claudia dengan suara yang dibuat cukup pelan.
"Aku baik-baik aja." Jawab Claudia tak kalah pelannya.
"Lagi mode menghindar ya?" Ucap Hasan dengan pandangan yang tidak pernal lepas dari Claudia
"Kenapa nih kok pada bisik-bisik?" Laras menatap kearah Claudia dan Hasan bergantian dengan wajah yang penasaran.
"Gak ada apa-apa." Setelah mengucapkan itu Claudia sedikit menggeser tubuhnya dari Hasan. Dia ingin menghindari tatapan intens Hasan padanya.
Tidak butuh waktu lama dalam keheningan lift karena mereka saat ini sudah sampai.
Setelah keluar dari lift mereka berjalan menuju restoran yang sudah disiapkan khusus untuk acara Anggi. Dimana meja-meja panjang saat ini sudah diisi oleh keluarga dan orang terdekat Anggi dan Candra..
Para sahabat Candra dan Anggi memilih meja panjang yang dekat dengan jendela. Meja itu sudah dipenuhi yang lain dan mungkin hanya tinggal menunggu Claudia Laras dan Hasan saja untuk melengkapi meja untuk jajaran teman Candra dan Anggi.
Laras telah lebih dulu berjalan menuju tempat duduk dekat Ardan yang sepertinya sengaja Ardan kosongkan untuk Laras.
Masih ada beberapa bangku kosong, saat Claudia akan menggeser bangku untuknya sendiri, ternyata kegiatannya itu lebih dulu dilakukan oleh Hasan. Dia menggeser bangku untuk Claudia dan hal itu membuat semua pasang mata yang ada di meja itu menatap ke arah mereka berdua.
KAMU SEDANG MEMBACA
Belum Usai (Revisi)
RomanceUPDATE SETIAP HARI SELAMA REVISI!!! Disini ada yang udah baca Too good to be (true) Dominan gak? Kalau pernah baca, berarti udah kenal dong sama sosok Hasan. Dia sempat beberapa kali muncul di cerita Dira Dan Satria. Nah untuk kali ini aku akan menc...
