part 16. Flashback

2.2K 153 5
                                        

HAPPY READING
.
.
.
.
.
semoga suka

17 tahun silam, setelah perdebatan yang cukup menguras tenaga pasangan Alex dan Bella sepakat membawa anak malang itu dalam asuhan mereka. Karena mereka ke Indonesia hanya sekedar berkunjung, sehari setelah perdebatan itu mereka langsung pergi meninggalkan kediaman Bara menuju mansion mereka yang berada di LA Amerika Serikat.

Namun rupanya bukan hanya sang ayah dari bayi itu yang menolak kehadiran nya namun juga saudara saudara dari pihak ayahnya pun turut memberikan penolakan yang keras.

Keluarga Abellard adalah keluarga kaya raya yang sangat terkenal, mereka dikenal sebagai raja bisnis dari segala bisnis, perusahaan yang bertebaran dimana mana menjadikan nama mereka begitu terkenal di seluruh dunia. Bukan hanya itu saja, ternyata nenek moyang dari pendiri Abellard merupakan seorang bangsawan terkemuka pada masanya yang memiliki kekayaan dan kekuasaan yang hampir setara dengan anggota kerajaan, maka dari itu semua orang begitu menghormati dan mengagumi mereka. Abellard dari dulu dikenal sebagai keluarga yang menjunjung tinggi yang namanya kesetiaan, setiap keturunan yang dihasilkan harus berdasarkan hubungan yang sah. Semua itu dilakukan untuk menjaga harkat dan martabatnya keluarga mereka serta untuk menjaga kemurnian keturunan Abellard.

Maka dari itu saat tahu bahwa bayi yang dibawa oleh Alex dan Bella adalah anak yang lahir dari hubungan yang terlarang membuat mereka marah dan tak terima. Mereka menolak keras bayi merah itu untuk masuk dalam ruang lingkup keluarga mereka, bahkan mereka juga menyetujui usulan Bara untuk membuang Bayi itu kepanti asuhan karena mereka menganggap jika kehadiran Davian hanya akan mencoreng nama baik Abellard dan mencoreng kemurnian keturunan Abellard. Namun mereka tak dapat berbuat banyak kala ucapan mutlak Alex terdengar, mereka semua diam tanpa bisa berbuat banyak.

Semenjak kejadian itu bayi yang Alex beri nama Davian Gilbert Abellard tubuh lewat asuhan seorang pengasuh yang begitu baik dan lembut dalam mengasuhnya. Karena, Alex dan Bella begitu sibuk dengan bisnis mereka.

Waktu terus berjalan, seiring berjalannya waktu Davian tumbuh menjadi anak yang baik, lucu dan aktif.

"Myy ni pa?" Kata yang tak lancar itu terucap dari bilah bibir mungil Davian yang baru saja menginjak usia 3 tahun.

(Anggap aja mereka lagi ngomong bahasa inggris, okey?)

Marry sang pengasuh yang tengah menyiapkan sebotol susu mendongak kala anak asuhnya bertanya, dengan senyum lembut Marry menjawab,"Itu namanya burung, coba bu-rung." Marry mengejanya diakhir agar Davian dapat mengikuti.

Mata Davian mengerjab lucu, bingung kala mendengar kata asing itu terucap, namun walau begitu bibir mungil itu mengerucut mencoba mengikuti,"B-bu ung?" Ucapnya.

Marry tersenyum gemas tangannya terangkat mencubit pelan pipi gembil itu,"Pinter nya!"

"Myy Myy pa ma na?" Orang yang dimaksud adalah opa Alex dan Oma Bella.

Marry yang masih terus mencubit pipinya tertegun, tangannya turun secara perlahan dengan pandangan sendu lalu tersenyum kecut.

"Opa dan Oma nya Davian masih kerja, Davian sama Marry saja ya?" Marry menjawab, matanya memandang mata yang tadinya berbinar kini meredup setelah mendengar jawabannya

"Ja ya?" Lirih nya.

Nyatanya setelah bayi Davian mendapatkan pengasuh Alex dan Bella seakan lepas tanggung jawab atas Davian, mereka menyerahkan seluruh pengasuhannya kepada Marry dan mereka pun fokus pada pekerjaan mereka. Awal awal mereka masih tampak memberikan sedikit waktu mereka untuk menemani Davian, tetapi seiring berjalannya waktu sikap mereka mulai berubah mereka mulai abai, dan tak perduli akan presensi Davian. Sikap mereka mulai serupa seperti anak-anaknya dan juga cucu cucunya yang sendiri awal tidak menyukai Davian.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Sep 29, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

HIDDEN DESIRETempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang