Bab 12

25.5K 995 5
                                    


༶•┈┈⛧┈♛

Pikiran Cellyn bersihkeras untuk mengembalikan kesadaran dirinya.

Tapi hati kecilnya menolak sadar bahwa Chris adalah orang yang di masa lalu selalu menorehkan luka di hati Cellyn.

' Bimbang '

Satu kata itu yang terlintas dalam otak Cellyn. Saat otak dan hatinya tak sejalan, dada Cellyn terasa begitu sesak entah apa sebabnya.

Sekuat tenaga, Cellyn menahan air mata yang ingin turun dari pelupuk matanya.

" A..aku..aku gak tahu Chris aku-- "

Tring

" Sebentar Cellyn kelihatannya aku ada telpon penting, kita menepi dulu ya ? ", potong Chris menepikan mobilnya tanpa menunggu jawaban dari Cellyn.

Cellyn terdiam, kata-kata yang hendak keluar dia telan bulat-bulat, melihat perubahan Chris.

" Halo ", angkat Chris menjawab telpon seseorang di sebrang sana.

" ... "

" Iya Sofia aku lagi jalan sama Cellyn ", lembut Chris membuat Cellyn mengalihkan tatapan sepenuhnya pada Chris.

" Loh emangnya di rumah gak ada siapa-siapa ? ", panik Chris, membuat tubuh Cellyn menegang.

' Bodoh lo Cellyn '

" Yaudah aku kesana sekarang ya, kamu baik-baik di rumah ", ucap Chris mengakhiri panggilannya.

Suhu di dalam mobil meningkat pesat, membuat atmosfer yang tadinya sedikit membaik kini kembali memanas.

" Emm.. Cellyn aku mau jemput Sofia dulu ya ? soalnya dia lagi sakit dan di rumahnya juga gak ada orang ", ragu Chris menatap atensi Cellyn yang mengarah pada dirinya.

Deg

' Lagi ? '

" Memangnya Sofia gak bisa naik taksi ? sampai apa-apa harus minta tolong ke kamu ? ", sinis Cellyn sedikit tersentil dengan pernyataan Chris.

" Kamu kan tahu sendiri kalau Sofia gak berani naik taksi sendirian ", jelas Chris berusaha membujuk Cellyn.

" Bagaimana dengan aku ? kamu mau nurunin aku disini gitu ? kamu baru minta maaf sama aku loh Chris ! ", ucap Cellyn menekan kata maaf.

" Cellyn aku tahu, tapi di sini keadaannya darurat jadi kita tunda dulu ya ? ", tatap Chris memohon.

" Ini bukan masalah tunda menunda Chris, ini masalah kemanusiaan "

" Bisa-bisanya kamu mau ninggalin aku di sini semdirian hanya untuk antar Sofia ke rumah sakit ! ", geram Cellyn.

" Kamu kan bisa bela diri sedangkan Sofia nggak, jadi gak papa ya ? nanti aku kesini lagi ", tenang Chris.

' Hell you shit ! '

" Jadi karena aku bisa bela diri, kamu berhak nurunin aku sembarangan gitu ? ", tanya Cellyn mengepalkan tangannya kuat, melampiaskan amarah yang sudah mengalir sampai ke ubun-ubun.

" Aku minta maaf Cellyn, tapi ini masalah penting, Sofia lagi sakit kamu tolong ngertiin aku dong ", tatap Chris berusaha menyentuh tangan Cellyn.

" Jadi aku gak penting ? ", sinis Cellyn menepis tangan Chris kasar.

" Sayang bukan itu maksud aku, kamu tolong ngertiin posisi aku dong ", iba Chris masih berusaha membujuk Cellyn.

" KAMU YANG GAK PERNAH BISA NGERTIIN AKU CHRIS ! ", bentak Cellyn.

Second Chance ( END ) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang