Bagian 22

636 29 46
                                        

"Jika kita memang ditakdirkan untuk berpisah maka relakan semua bagaimana pun cara nya nanti"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Jika kita memang ditakdirkan untuk berpisah maka relakan semua bagaimana pun cara nya nanti"

-Andra Ace black-

Selamat membaca💐

Hari-hari terus berlalu tak terasa sudah 1 bulan sejak kejadian tersebut semuanya perlahan berjalan dengan baik

Araya yang sudah siuaman 3 minggu yang lalu membuat yang lain merasa lega namun juga sedih karena leon yang masih sama keadaan nya tak ada perubahan sama sekali.

Araya yang mendengar kabar abang nya tentu saja shok ia sampai menangis seharian karena merasa bersalah namun semua menguatkan araya agar tak menyalahkan diri sendiri

Dan kini araya sedang berada di ruangan nya dengan aslan. sedangkan orang tua nya sedang ada urusan dan Zion yang sedang disekolah, untuk aslan ia bolos demi untuk menjaga araya yang sendirian( heleh modus lu itu tong ).

"Ck aku udah bilang kan tadi jangan bolos As kamu ngeyel banget sih" ucap araya sudah dari tadi ia mengomel karena aslan yang membolos.

"Iya-iya udah dong sayang panas nih telinga aku dengerin kamu ngomel mulu dari tadi" ucap aslan dengan wajah masam nya, sungguh ia jadi badmood karena diomelin mulu.

"Ya maka nya jangan bolos, lagian aku bukan anak kecil lagi sayang aku bisa jaga diri kok" ucap araya.

"No!! kamu masih kecil maka nya aku jagain ya, sayang pliss udah ya" ucap aslan. haiss bisa-bisa stress dia

"Ya udah dehh iya" ucap araya lama-lama ia juga kasian melihat wajah masam aslan.

"Nah gitu dong jangan ngomel mulu nanti cantik nya ilang loh" ucap aslan membuat Araya menjatuhkan rahang nya menganga terkejut.

"Hah?! Sejak kapan kamu kek gini As? Atau jangan-jangan kamu bukan aslan ya? Hey dedemit mana lo masuk tubuh pacar gue" ucap araya beruntun dengan muka garang nya.

"Apa sih aya ini aku mana ada dedemit segala" ucap aslan

"Aku kek gini juga cuma sama kamu ay" lanjut aslan.

"Iya percaya aku" ucap araya lalu ia melihat jam dinding yang menunjukkan pukul 15.10

"Udah jam segini pasti bentar lagi mereka dateng deh As" ucap araya yang di maksud mereka itu adalah sahabat mereka tentu nya.

"Para pengganggu itu" gumam aslan ia selalu kesal saat sahabat nya itu sudah berada disini. pasti mereka akan terus mengobrol dengan araya membuat ia yang notabe nya pacar araya jadi terabaikan. (kasian)

Araya terkekeh mendengar gumam aslan, ia jadi heran perasaan pas awal ia memasuki tubuh ini bukan kah aslan sangat dingin dan anti perempuan terus kenapa jadi gini? Ah dia ingat saat masih menjadi ayara ia sudah melihat sifat ini saat mereka masih kecil dulu

 Araya's LifeCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang