5 hari setelah Araya sadar dan kini ia sedang membereskan barang-barang nya. ia akan pulang hari ini.
"Udah belum mom" ucap Araya pada sang mommy yang sedang membereskan bajunya. kenapa bukan dia saja? Karna mommy nya lah yang memaksa untuk membereskan bajunya ia hanya bisa pasrah menuruti perintah dari kanjeng ratu.
"Udah sayang ayo daddy mu sudah menunggu diparkiran katanya" ucap Ella dan mereka pun keluar dari ruangan VVIP itu. menjadi pusat perhatian?
Tentu saja! Siapa yang tak mengenal nyonya Ella istri dari seorang Aldebaran Lazarus dan Putri satu-satu nya dalam keluarga tersebut. apalagi paras nya sangat cantik serta imut secara bersamaan.
"Daddy" seru Araya saat melihat Bara yang sudah menunggu mereka. ia langsung berlari memeluk tubuh pria itu.
"Hai princes. siap untuk pulang" ucap bara sambil melepaskan pelukan mereka.
"Tentu saja" ucap Araya dengan senang membuat hati Bara dan Ella menghangat melihat keantusiasan Araya.
"Ya sudah ayo kita berangkat" ucap Ella lalu mereka pun memulai perjalanan menuju mension nya.
15 menit terlewati kini Araya sudah berada dihalaman mension nya ia menganga melihat mension yang begitu indah megah dan mewah dan juga halaman yang begitu luas.
"buset dah gede banget, apa ga susah bersihin nya. " batin Araya random.
"Ayo masuk sayang" ucap Ella membuyarkan lamunan Araya.
"Iya mom" ucap Araya
"SELAMAT DATANG KEMBALI NONA MUDA" ucapan secara bersamaan dari seluruh penghuni mension. lebih tepat nya para bodyguard dan maid. ini sudah direncanakan oleh Ella untuk penyambutan bungsu nya.
"Terima kasih kalian bisa kembali ketempat masing-masing" ucap Ella dan diangguki oleh mereka semua.
"Kamu suka sayang" tanya bara pada Araya
"Suka daddy. Ara berasa jadi putri disambut gini" ucap Araya.
"Ya kamu memang seorang putri sayang. putri dari keluarga Lazarus" ucap Bara dengan senyum nya yang menawan.
"Udah-udah sekarang kamu istirahat ya pasti capek" ucap Ella
"Oke mommy" ucap Araya lalu menaiki tangga saat sudah beberapa tangga ia membalikkan badan nya.
"Kamar nya yang mana ya mom dad" ucap Araya dengan cengiran lucu membuat Bara dan Ella tertawa kecil melihat tingkah laku Araya.
"Lantai 3 pintu warna putih sayang" ucap Ella dan diangguki oleh Araya ia pun melanjutkan langkah nya.
***
Ceklek
"Wess selera nya bagus banget lo Araya gue suka nih yang kayak gini" ucap nya yang mengagumi interior kamar tersebut.
"Bisa betah gue disini nih" ucap nya lalu merebahkan badan nya.
"Hah! tubuh gue gimana ya disana pasti remuk tuh" gumam nya.
"Oke gue bakal Terima takdir gue disini sebagai Araya yang baru. sebelum ngejalanin semua nya mending gue buat rencana dulu deh" ucap nya lalu bangun dan menuju meja belajar.
1.Jalani hidup menjadi Araya Livia dengan baik.
2.balik ke Indonesia.
3.buat Aslan jatuh cinta sama gue tapi jangan bodoh.
4. hidup aman. bahagia. dan pastiin jika itu beneran dia.
"Oke selesai" ucap Araya menatap rencana nya, ia memang ingin melanjutkan rencana Araya asli untuk mendapat hati tuan muda Dominic itu. tidak mungkin cogan dianggurin kan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Araya's Life
FantasiSEBELUM MEMBACA INGAT UNTUK VOTE YA🔥 HAPPY READING📍 Judul awal : Ayara Transmigrasi Ganti: Araya's Life Ayara Queenzee,seorang gadis yatim piatu yang tinggal di panti asuhan sejak kecil memiliki sifat yang bar-bar, ceria, dan polos. namun, jika su...
