Tadi selepas selesai kelas, Ardiaz langsung menghampiri kelas Aira dimana hari ini tidak ada jadwal dirinya masuk ke kelas gadisnya tersebut.
Tapi belum sempat sampai ke depan kelas gadisnya. Ardiaz melihat semua mahasiswa sudah keluar dari kelas yang artinya Aira pasti sudah keluar juga. Ketika ingin berbalik ke ruangannya, Ardiaz melihat mahasiswi yang baru saja keluar dari dalam kelas. Dirinya langsung menghampiri mahasiswi tersebut yang ia ketahui adalah sahabat dekat Aira.
Terjadilah pertemuan tadi antara dirinya dengan Selly, dan Selly memberi tau kalau Aira tidak masuk karena sedang sakit.
Sekarang apa yang harus dirinya lakukan? Apa Ardiaz harus datang ke rumah Aira? Tapi dia takut Aira akan menghindari nya. Karena Ardiaz yakin, sakitnya Aira di sebabkan oleh dirinya.
"Maafin saya." Lirihnya, lalu pergi dari depan kelas Aira menuju parkiran mobil khusus dosen. Bagaimanapun Ardiaz harus melihat keadaan Aira.
🐰
Kediaman keluarga Lee saat ini sedang di datangi badai yang bernama Selly dan Anna. Kata apa lagi yang lebih baik dari itu untuk mereka berdua? Bagaimana tidak, saat dua sahabat tersayang Aira datang ke rumah nya pasti selalu ramai dan harus dan wajib adu mulut dengan Bastian. Kalau tidak seperti ada yang kurang. Sebenarnya sih, bagian adu mulut itu hanya Selly dengan Bastian walaupun Anna juga banyak bicara tapi ntah kenapa saat berhadapan dengan Bastian Abang dari sahabatnya itu dirinya seketika tidak banyak bicara.
Saat ini Selly dan Anna berada di dalam kamar Aira. 30 menit yang lalu mereka sampai sambil membawa berbagai banyak makanan dengan rencana awal membawakan untuk Aira yang sedangan sakit, tapi sekarang berbanding terbalik. Makanan yang mereka bawa 80% mereka berdua yang makan. Aira hanya makan bubur yang sengaja mereka belikan untuk Aira.
"Lo kok bisa sakit sih Ra?" Tanya Selly di sela megunyah snack di pangkuannya.
"Pertanyaan macam apa itu? Ya bisa lah Aira kan manusia, masa ga bisa sakit." Sahut Anna dengan posisi duduk di atas kasur di samping Aira.
"Yee... bukan itu maksud gue Annabel." Kesal Selly melempar Snack ke arah Anna.
"Ck, kalian bisa gak sih sehari aja gak ribut?" Aira yang tadi hanya diam kini bersuara. Karena kepala nya masih sedikit pusing jadi dia memilih tidak banyak bicara.
"Maaf Ra. Ini nih sih Annabel ngeselin banget." Selly menunjuk Anna.
"Kok jadi gue!" Tak terima di salahkan Anna pun ikut melempar Selly dengan Snack yang sama yang tadi Selly lempar padanya.
"Udah ih... kepala gue tambah sakit nih." Drama Aira memegang kepala nya. Melihat itu, Selly dan Anna di buat panik.
"Eh? Eh? Ra Lo gak papa? Iya iya kita gak ribut lagi." Anna panik melihat wajah Aira yang seperti ingin pingsan. Selly juga sama panik nya.
Aira yang sangat handal dalam drama tidak bisa lagi menahan tawa nya.
"HAHAHAHA... Puas banget gue liat wajah takut kalian." Pecah sudah tawa nya yang dari tadi ia tahan.
"Lo ngerjain kita!" Bentak Selly yang sudah hampir menangis.
"Hehe maaf, lagian kalian ribut mulu. Sekali-kali harus gue kerjain." Seru Aira saat selesai dengan tawa nya.
"Jahat banget Lo. Gue kira Lo bakal pingsan." Anna menolak lengan Aira dengan kesal, membuat sang empu oleng kesamping.
"Haha, iya iya maap. Gue udah sehat kok." Masih dengan sisa tawanya dia meyakin kan kedua sahabatnya kalau dia udah sehat.
Sungguh akting yang sangat bagus Aira Lee. Mereka pun kembali diam dan menikmati camilan yang Selly dan Anna bawa. Sampai Selly kembali bersuara.
"Oh iya, tadi gue ketemu pak Diaz." Ucapnya ingat pertemuan nya tadi dengan dosen dingin itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
SHE IS MINE (On-Going)
Random"Membuatmu mencintaiku adalah suatu keharusan yang terwujud." _Ardiaz Fayruz. "Membuatku mencintaimu adalah suatu tantangan." _Aira Lee Start: 20/7/23 End: -
