6 bulan kemudian..
Seorang pria saat ini tengah murung saat mendengar kabar jika pria yang selama 6 bulan ini ia tunggu ternyata belum bisa mengambil jatah liburannya karena di negaranya ada beberapa hal yang harus dia urus. Wanita yang sudah ia anggap seperti ibunya sendiri itu tiba tiba mengatakan jika Sam tidak jadi menghabiskan waktu liburannya di Seoul karena dia harus membantu sang ayah mengurusi perusahaan. Hitung hitung ini sebagai permulaan sebelum dirinya benar benar meneruskan perusahaan milik ayahnya itu. Sam harus mulai belajar dari sekarang. Karena itu waktu liburan semesternya saat ini ia habiskan untuk membantu sang ayah dikantor sambil belajar untuk bisa menjadi pemimpin perusahaan yang baik dan membiasakan diri dengan lingkungan perkantoran.
"Sedih karena Sam tidak jadi liburan di Korea?" Jessica
"Aku sedikit kecewa padanya. Tapi mau bagaimana lagi jika dia sibuk ?" Lino
"Maafkan Sam ya nak Lino." Jessica
Walaupun Jessica kini bukan lagi mertuanya, dia tetap menganggap Lino sebagai putranya juga. Setelah Lino dan Chris bercerai, dirinya dan Jessica memutuskan untuk tinggal di apartemen milik Sam. Sam juga sudah mengijinkannya, karena semua aset milik Jessica sudah jatuh ke tangan Chris. Selain itu kini Lino juga sudah memiliki pekerjaan tetap walaupun hanya sebagai karyawan biasa disebuah perusahaan. Dia mencari nafkah untuk dirinya dan Jessica, itung itung itu sebagai balas budinya pada Jessica karena mau menganggapnya sebagai putranya sendiri, bagimanapun mereka juga masuh harus makan kan? Sementara Jessica tetap menganggap Lino putranya karena perasaan bersalahnya pada Lino atas perlakuan putranya Chris padanya dulu. Ditambah lagi tak dapat dipungkiri bahwa Jessica benar benar menyayangi Lino sebagaimana sang ibu menyayangi anaknya.
"Apa kau berkencan dengan Sam?" Tanya Jessica padanya.
"Lebih tepatnya belum." Lino.
"Kenapa?" Jessica.
"Karena pada saat itu aku masih menyandang status sebagai suaminya Chris. Namun saat itu dirinya menyuruhku untuk menunggunya bu" ucap Lino pada Jessica.
"Aku percaya dirinya akan kembali padaku saat waktunya tiba. Dia sudah berjanji. Aku juga sudah berjanji padanya untuk menunggunya selama apaun itu." Ucap Lino lagi.
'Kuharap Sam tidak akan menyakitinya seperti Chris, Lino itu anak baik, dia juga pantas bahagia.' batin Jessica
"Aku akan mendukung apapun keputusanmu nak, selama itu membuatmu bahagia. Bagaimanapun kebahagianmu adalah yang paling utama." Jessica
"Terimaksih." Lino
"Tidak perlu berterimakasih, sudah menjadi tugas seorang ibu membiarkan putranya bahagia, benar kan? Kau juga putraku"
"Terimakasih karena sudah mau menganggapku sebagai putramu juga bu." Lino
Percakapan mereka pun diakhiri dengan saling memeluk satu sama lain.
_____
Los Angels...
Singkat cerita, Felix dan Jake sudah resmi menjadi pasangan kekasih, hubungan mereka sudah berjalan sejak 3 bulan lalu. Namun baru 3 bulan, nyatanya Jake sudah membuat Felix menangis.
"Hiks...Sam.."
"Kenapa Lixie-ya? Kau menangis? Bermasalah lagi dengan kekasihmu?"
"Dia bermain dibelakangku Sam..!!"
"Maksudnya? Bermain bagaimana?"
"Kau tidak paham..!! Dia bersenang senang dengan pria lain alih alih diriku, padahal aku kekasihnya..!!"
"Lixie-ya, dengarkan aku, itu budaya barat, hal seperti itu sudah tidak aneh bagi orang orang yang tinggal di negara ini."
"Kau bicara seperti itu karena kau tidak punya kekasih..!! Sekarang bagaimana jika kau berada di posisiku..!! Kau melihat Kak Lino sedang bercumbu dengan pria lain, apa kau tidak akan merasa sakit hati..!!! Apa kau akan membiarkannya..?!!! Apa kau masih bisa mengatakan itu bukanlah hal aneh...?!!!"
KAMU SEDANG MEMBACA
Adik Ipar
FanfictionSeperti biasa, aku gak pandai bikin deskripsi cerita, langsung aja baca😀
