#22 HAK ASUH

297 27 9
                                        

//selamat membaca//

Suatu pagi yang cerah entah habis kepentok apa tiba-tiba Leeknow menyapa semua orang. Taehyung dan ketiga adiknya pun heran melihat kejadian langka pagi ini.

Mereka hanya terdiam melihat Leeknow yang terus menyapa semua anggota keluarga tanpa terkecuali asisten rumah tangga bahkan satpam sekalipun.

"Selamat pagi huang renjun mwahh" Leeknow mencium pipi kanan Renjun.

Sontak Renjun pun kaget dengan tingkah Leeknow, ia sekuat tenaga mengusap bekas ciuman kakak keduanya itu.

"Gila lu ya kak, bisa-bisanya lu nyium gw" ujar Renjun sembari terus mengusap pipinya.

Leeknow hanya tersenyum kemudian duduk disamping Renjun.

"Lixie, kak leeknow gak ppa kan?" tanya Han berbisik kepada kembarannya.

Felix terdiam sejenak sembari memandangi Leeknow yang berada di hadapannya.

"Kayaknya kak leeknow ketempelan deh" ujar Felix.

"Hussst ngawur kamu" Han mencubit kecil pinggang kembarannya.

Felix meringis sembari memegangi pinggangnya yang tadi dicubit Han.

"Lee Min Ho! Lo baik-baik aja kan?" tanya Taehyung yang heran dengan sikap Leeknow.

"Ya bang gw baik-baik aja" ujar Leeknow tersenyum menunjukkan gigi rapihnya.

Kemudian mereka semua pun mulai sarapan mengabaikan tingkah aneh Leeknow yang masih tersenyum dan bersikap baik kepada Renjun.

Sampai-sampai anak itu mengambilkan lauk pauk untuk adik yang selalu ia ajak bertengkar itu.

"Kalian pasti bingung kenapa hari ini gw bersikap beda" ujar Leeknow tiba-tiba membuat keempatnya saudaranya menghentikan aksi makan mereka pagi itu.

Leeknow menghela napas "sebenernya tuh..... proposal yang gw sama renjun buat waktu itu di acc sama dosennya" ujar Leeknow sumringah.

Mendengar itu semua orang berteriak senang dan kaget terlebih Renjun sebab Leeknow tiba-tiba memeluknya.

"Serius gak nih no?" tanya Taehyung.

"Serius bang dan asal kalian tau proposal itu jadi syarat kelulusan gw nanti" Leeknow makin sumringah.

"Wiihh bagus dong siapa dulu yang bantuin, huang renjun" ujar Renjun menepuk pelan dada sebelah kirinya (sombong dia guys).

"Yee gw juga ikut mikir kali" Leeknow menepuk bahu kanan Renjun yang membuat anak laki-laki kelahiran 23 Maret itu meringis kesakitan.

"Aww kayaknya mending tadi lo gak ngasih tau deh kak daripada remuk badan gw" ujar Renjun.

"Aelah orang pelan juga" Leeknow kembali menepuk. (Kalian tau gak kalo ada temen yang suka mukul pas ketawa nah itu adalah menepuk yang dimaksud Leeknow sampe bunyi plak).

"Pelan matamu" Renjun mengusap-ngusap bahunya.

Semua orang tertawa melihat tingkah keduanya yang kembali bertengkar.

Kemudian mereka semua melanjutkan sarapan pagi itu. Sebelum semuanya selesai sarapan tiba-tiba Taehyung mengatakan hal yang membuat keempat adiknya murung.

"Hari ini abang mau ke pengadilan untuk sidang hak asuh adek" ujar Taehyung di sela-sela mereka sarapan pagi itu.

Sontak keempat adik laki-lakinya itu terdiam dan saling pandang satu sama lain tanpa mengatakan apapun.

"Hey its okay, abang yakin abang bisa menang di sidang ini dan adek bakal tetep sama kita" ujar Taehyung menenangkan keempat adiknya yang terlihat cemas.

PANDAWACerita yang bikin terobses. Temukan sekarang