Pagi itu seperti biasa, Ray menunggu kedatangan Claire di lobi kantor. Tangan kanannya memegang sebuah tablet dan tangan kirinya dimasukan kedalam saku celana.
Tak jarang, beberapa perempuan di kantor melirik dan berbisik saat melihat Ray.
Dia memang masih muda. Namun dengan pencapaian dan kerjanya yang luar biasa, dia dapat menduduki jabatannya saat ini.
Bersanding dengan Claire secara langsung.
Saat dilihatnya sebuah mobil berhenti, dia memandangi sesosok perempuan turun dari mobil.
Ya, orang itu adalah Claire, atasannya.
"Good morning, Miss Claire. Are you okay?" ucap Ray sambil membungkukan badan.
Claire seperti biasa, hanya tersenyum sambil berjalan memasuki lift. Ray dalam diam berjalan mengikuti Claire dan menekan tombol lift lantai yang mereka tuju.
"Schedule minggu ini apa aja, Ray?" tanya Claire.
Ray menyerahkan Tab mini kepada Claire. Claire mengambil dan membaca jadwalnya.
Google Calender yang berwarna warni itu tanda kalau jadwal dia cukup padat minggu ini.
"It's quite full" ujar Claire sambil menguap.
Ray yang memperhatikannya dan bertanya, "Are you okay, Miss?"
Lift berbunyi pertanda mereka telah sampai di lantai tujuan mereka. Claire menyerahkan Tab tersebut kembali kepada Ray.
"I'm good. Just make a glass of coffee for me, please" ujar Claire berjalan ke ruangannya.
Ray mengangguk, membungkuk lalu berlalu dari hadapan Claire.
*
Sebuah pesan masuk kedalam ponsel Claire. Tulisan nama 'Nate' muncul dari notifikasi ponselnya.
'Minggu ini gue temenin lo party' - Nate
Claire mendengus dan mengetik.
'G.' - Claire
Beberapa detik kemudian, dia mendapatkan balasan.
':)' - Nate
Claire mengalihkan fokus dari perkerjaannya di laptop. Dia menggerutu namun tetap membalas pesan Nate.
'Just go away, Nate.' - Claire
Di seberang sana, Nate hanya tersenyum melihat pesan Claire.
'Will pick you up this Friday at 8 pm' - Nate
Claire membaca pesan yang baru masuk itu dengan kesal. Kenapa dia susah sekali menjauhkan Nate dari kehidupannya?
'Asli ya. Udah gue bilang ga. Pergi jauh-jauh dari hidup gue!' - Claire
Beberapa saat kemudian, balasan pesan dari Nate membuat dia menahan nafas.
'I've told you. I'm going to chase you wherever you run, Claire.' - Nate
Claire kemudian melemparkan ponselnya dengan frustasi.
*
Nate benar-benar menepati ucapannya. Hari Jumat pukul 8 malam, dia sudah mengetuk pintu apartment Claire.
Claire mengintip dari layar kamera pintu di depannya. Dia melihat Nate yang tengah berdiri di depan pintu menunggu dibukakan.
Beberapa saat, Claire mempertimbangkan membukakan pintu untuk Nate atau tidak.
KAMU SEDANG MEMBACA
Claire & Nate
Любовные романы[Mature Content. 21+] [Published setiap hari Selasa & Jumat jam 19.00] Claire menangkap pergelangan tangan pria yang hendak menyentuhnya itu. "Jangan coba-coba sentuh gue." ucap Claire dingin lalu menghempaskan tangan pria itu dengan kasar. Pria...
