Chap 3

229 27 1
                                        

Malam ini, sudah banyak geng motor yang kumpul di arena balap liar mereka. Mulai dari Zygmund (Geng Jihoon), Calliope (Geng Hyuna), dan geng motor lainnya.

Semua geng sudah berada di tempat berkumpul masing-masing. Disini, didalam sebuah ruangan sudah berkumpul anggota inti Calliope sedang berdiskusi.

" Lawan kita kali ini siapa, cewe apa cowo?" Tanya Mia.

" Zygmund, mereka yang jadi lawan kita sekarang" Ucap Hyuna membalas pertanyaan Mia.

" Hah.. Lo serius Na lawan kita mereka?kenapa Lo terima anjir, kalau lawannya mereka udah dipastiin kita kalah!" Jessi sudah menyerah mendengar siapa lawan mereka.

" Lo nyuruh Hyuna nolak? Gimana caranya, karna sebenarnya dia yang nawarin buat balapan bukan Zygmund. Gue juga bingung sama cara berpikir Hyuna, bisa-bisanya. Udah deh gue males bahas balap kali ini " Ucap Yan panjang lebar menanggapi perkataan Jessi membuat semua kaget mendengarnya. Ternyata yang nantang Hyuna bukan Zygmund.

" Maafin gue guys karna ga minta persetujuan dari kalian. Gue tau keputusan yang gue ambil salah tapi kita juga harus yakin kalau kita bisa menang, kita ga boleh langsung nyerah. Ini semua salah gue, gue minta maaf" Hyuna sudah ingin menangis sekarang melihat raut kecewa yang ditunjukkan oleh sahabatnya.

" Udah kak Na gapapa. Gausah nangis kita udah maafin kok. Bener kata Lo kak kita ga boleh nyerah kita harus yakin kalau kita pasti menang" Ucap Mia dengan senyum terbaiknya.

" Iya kita harus kerjasama sekarang bukan nyalahin satu sama lain. Jadi sekarang siapa yang gerak?" Tanya Yan.

" Gue" Singkat Audrey.

" Oke deh, semangat buat nanti dan ingat Lo harus hati-hati juga karna keselamatan Lo lebih penting daripada menangin balapan ini." Peringat Jessi pada Audrey yang dibalas dengan anggukan.

" Dan buat Lo Na jangan jadi diem-diem bae, kita ga marah kali sama Lo." Lanjut Jessi lalu mereka semua berpelukan.

" Ayo buat persiapan sekarang. Waktu juga udah mepet nih, jangan sampai ada yang kita lewatin terutama kesiapan motornya. Jangan sampai ada bagian yang ga bagus karna bahaya dikendarai nantinya" Tegas Hyuna usai berpelukan





#







Persiapan mereka sudah selesai, tinggal menunggu siapa yang akan menjadi lawan mereka kali ini. Mudah-mudahan bukan Joan, Heaven, atau Jack karna hingga sekarang belum ada yang bisa mengalahkan mereka.

" Gue penasaran loh siapa lawan kita sekarang. Tapi siapa pun itu kalau orangnya diantara mereka berenam sih mustahil buat menang. Secara semuanya handal dalam balapan" Ucap Jessi lemah.

" Jes, ingat apa yang kita bilang didalem tadi, jangan nyerah. Siapa pun lawannya kita harus yakin" Upaya Yan meredahkan kecemasan Jessi.

" Guys..guys mereka udah jalan kesini" Heboh Mia sambil menunjuk ke arah anggota inti Zygmund yang sudah dekat dengan mereka.

" Gausah alay" Ucap Audrey yang membuat Mia diam ditempat.

" Hey girls! Udah siap buat Nerima kekalahannya?" Joan berucap dengan memasang wajah meremehkan.

" Tai Lo, sombong amat. Lagian kita ga peduli mau kalah atau menang yang penting kita semua ga lari dari pertandingan" Ketus Jessi membalas ucapan Joan.

" Ga di sekolah, arena balap judes amat sih kak. Udah gue bilang hati-hati nanti gada yang mau" Ujar Jordan membuat yang lain menertawai Jessi.

" DIEM LO SEMUA! Dan buat Lo gausah so tau tentang orang lain, gini-gini juga tiap hari gue selalu dapet surat,coklat,Bunga di loker gue. Jadi gausah asal nyimpulin" Balas Jessi sambil melihat ke arah Jordan dengan emosi yang sejak tadi ia tahan.

ɪ ꜰᴏᴜɴᴅ ʏᴏᴜTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang