Chap 11

166 28 0
                                        

Hari ini adalah hari Minggu. Jadi kebanyakan orang menggunakannya untuk beristirahat lebih lama. Begitu juga dengan seorang gadis cantik yang baru terbangun dari tidurnya karena sorotan cahaya matahari.

" Ini jam berapa sih. Belum juga gue puas tidurnya, udah ganggu mataharnya " Omel gadis itu meraba-raba nakas di samping kasurnya mencari ponsel. Setelah dapat, ia menyalakan ponselnya dan melihat jam yang tertera disana.

" HAH TENGAH SATU?? AAA UDAH TELAT NIH GUEE " Teriak gadis itu memasuki kamar mandi. Dia Hyuna.

Selesai mandi, ia dengan cepat beres-beres dan mendandani dirinya. Saat sampai dilantai bawah dia tidak menemukan sosok kedua orangtuanya.

" Bi, mom Dady mana ya? Kok daritadi ga keliatan " Tanya Hyuna pada salah satu pelayan.

" Ooh tuan dan nyonya tadi pagi banget udah pergi non, saya ga tau kemana " Jelas pelayan tersebut.

" Gitu ya. Kalo gitu makasih bi, saya izin keluar " Ucap Hyuna berjalan keluar.

Keluar dari rumah, Hyuna bergegas ke garasi berjalan ke arah mobilnya yang terparkir rapi disana lalu setelah masuk ia langsung melajukannya.

" Duh pasti Joan marah nih sama gue. Gue telpon dia aja kali yaa " Monolog Hyuna lalu mengambil ponselnya mencari nama Joan kemudian menelponnya. Beberapa kali ia menelpon tapi Joan tidak mengangkat telpon darinya.

" Pasti dia marah. Gue harus gimana ini. Oh gue telpon temennya aja, pasti tau dimana Joan " Ucap Hyuna kemudian menelpon salah satu dari mereka.

" Halo kak, ada apa? "  Tanya dari seberang, Jesher.

" Jes Lo tau ga Joan dimana sekarang? "

" Kok nanya sama gue, kan pacarnya Lo kak Hyuna "

" Sekarang Lo tau apa ngga sih, kalo ga ya bilang. Ribet amat sih idup Lo. Ngeselin banget jadi cowo " Omel Hyuna.

" Gue gatau kak dan pesan gue jangan marah-marah Mulu kak nanti cepet tua. Kan jadi gada yang suka "

" Ga guna emang nelpon Lo "

" Lo kali yang dul- "

Tut!

Hyuna mematikan telpon sebelum Jesher selesai bicara karena ia tahu orang tersebut akan memperpanjang bahasan yang tidak berguna itu .

" Gue nyari kemana ya. Mau kerumahnya, tapi takut " Bingung Hyuna tapi ia tetap fokus mengemudikan mobilnya. Tapi itu semua teralihkan saat ada panggilan masuk dari Jordan.

" Halo, kenapa Jor? "

" Kak mending sekarang Lo ke rumah sakit. Bang Joan baru aja kecelakaan, dia jatuh dari motor. Nanti gue kirim alamatnya "

" Lo serius Jor? Gue ga suka candaan begini " Panik Hyuna.

" Ya seriuslah, yakali gue boong. Kurang kerjaan banget  "

" Yaudah gue jalan kesana, gue bakal cepet " Ucap Hyuna mematikan telpon sepihak kemudian melajukan mobil dengan kecepatan di atas rata-rata. Tapi keberuntungan tidak berpihak pada Hyuna.

Brakk!!

Hyuna terlempar dari dalam mobil dengan luka yang cukup parah, disambut dengan benturan keras tubuhnya pada trotoar jalan yang menyebabkan ia kehilangan kesadaran. Mobil Hyuna barusan menabrak truk besar yang sedang melaju juga didepannya. Karena terlalu khawatir dengan Joan, membuat Hyuna tidak memperhatikan keadaan di sekitarnya.






#










Jordan dan temannya yang lain masih di rumah sakit. Mereka masih setia menunggu kedatangan Hyuna yang sama sekali tidak ada tanda-tanda orang tersebut akan datang. Sedangkan Joan masih setia beristirahat di salah satu kamar inap. Luka Joan tidak terlalu parah, hanya saja ia harus mendapat perawatan dari rumah sakit beberapa hari ke depan. Joan juga tidak tahu bahwa yang lain menelpon Hyuna. Ia tidak mau membuat Hyuna khawatir.

ɪ ꜰᴏᴜɴᴅ ʏᴏᴜTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang