Dream of You.
Jennie tidak bisa hadir ke kantor dengan alasan tubuhnya yang kurang sehat, dan hal itu memanglah benar. Bahkan Chanyeol sendiri yang mengetahui bagaimana Jennie bisa mendapatkan luka lebam di pipinya. Chanyeol tidak habis pikir, bagaimana mungkin selama ini Jennie selalu tampil sempurna ditengah kekacauan yang dialaminya.
Chanyeol juga sangat mengutuk perbuatan kakak tirinya itu, Chanyeol tidak akan mengampuni pria itu jika sesuatu kembali menimpa Jennie seperti semalam. Saat dirinya asik melamun, Chanyeol tiba-tiba saja mendapatkan telepon dari Seohyun dan Chanyeol refleks mengangkat panggilan tersebut.
"Sayang, bisakah kita bertemu. aku menyiapkan makan siang untukmu"
"hah? apa?!" tanya Chanyeol terkejut.
disebrang sana Seohyun hanya dapat cemberut mendapatkan pertanyaan kaget dari Chanyeol, "mengapa, bukankah lebih baik jika kita makan siang bersama? sudah lama rasanya aku tidak makan bersamamu"
memang betul, Chanyeol akui itu, hampir dua bulan lamanya ia menjaga jarak dari isterinya sendiri, makan siang, makan malam, bahkan menghabiskan quality time berdua saja nyaris tak pernah Chanyeol lakukan. Padahal, siapa sih yang tidak beruntung memiliki isteri secantik Bae Seohyun yang merupakan mantan idol dan aktris ternama dinegeri ini. Tapi, Chanyeol justru tak pernah merasakan getaran yang mendebarkan saat dirinya bersama Seohyun, ia tak pernah merasa berdebar saat bersama wanita itu. dan, mengapa Chanyeol baru sadar sekarang jika perasaan mendebarkan itu adalah hal yang menyenangkan baginya, dan hanya ia dapatkan kala ia bersama Jennie.
"sayang... haloo, kau masih mendengarku?!"
"iyaa, baiklah. kita makan siang bersama"
Bukan makanan buatan rumah yang tersedia untuk Chanyeol, melainkan makan siang di restaurant terkenal yang telah Seohyun resevasi. Seohyun terlihat sangat cantik dan anggun dengan gaun bermotif bunga-bunga yang semakin memancarkan pesonanya, ia bak seorang dewi diantara banyaknya wanita disana.
"unnie, kau cantik sekali"
"unniee.... peri korea, sungguh cantik!"
pujian-pujian terlontar begitu deras dari penggemar Seohyun yang bertemu di restaurant, beberapa diantara mereka ada yang meminta foto dan tanda tangan. Sementara itu, Chanyeol terlihat tak dianggap dan ia bahkan membantu Seohyun untuk mengambilkan foto bersama penggemar. hampir 20 menit waktu terbuang begitu saja sejak makanan tersaji diatas meja.
"maaf ya, kau jadi tak bisa langsung makan"
"tak apa" jawab Chanyeol singkat, dan jawaban tersebut sepertinya membuat Seohyun tak puas. Seohyun beralih tempat duduk menjadi disisi suaminya, bahkan ia juga menuangkan saus balsamic keatas daging milik Chanyeol.
"ayo, makanlah" pinta Seohyun dengan manis.
Chanyeol mengangguk dan memotong dagingnya sedikit untuk kemudian menyuapkannya perlahan kedalam mulut, ia terus makan dan mendengarkan Seohyun bercerita, gadis itu akan memiliki acara sebagai salah satu narasumber di televisi dan Seohyun mengatakan bahwa ia tak sabar untuk kembali tampil sebagai public figure, ia juga ingin mengajak Chanyeol ke acara tersebut namun Chanyeol menolak dan tidak pernah mau terlibat dengan dunia keartisan isterinya, dikarenakan ia tidak ingin terbawa popularitas isterinya ataupun sebaliknya.
"kau tidak makan?"
Seohyun menggeleng kecil sembari tersenyum, "tidak bisa, aku sedang melakukan diet. hehe"
Chanyeol menaruh sendoknya keatas piring, dan jawaban Seohyun barusan betul-betul membuat Chanyeol kecewa.
"kau bilang ingin makan siang bersamaku? tapi... kau diet?"
KAMU SEDANG MEMBACA
Third
RomantikYou are the best part but at the wrongest time. Perfection beyond imperfection.
