*****
Joong diam-diam mengikuti mobil dew dan ketika mobil dew berhenti disebuah rumah sederhana Joong pun segera menghentikan mobilnya lebih jauh agar tidak ketahuan .
Saat dunk masuk ke rumah dia mendengar seperti ada yang mengetok pintunya dan dunk berpikir mungkin dew yang ketok tapi saat di buka yang muncul ternyata adalah Joong.
"Phi Joong"dunk
"Dunk"Joong
Belum sempat berkata dunk segera menutup pintunya tapi sayangnya Joong telah menahan pintu itu dengan kakinya dan dunk pun tidak bisa menutup pintunya sehingga Joong masuk ke dalam rumah itu.
"Mau apa kamu aku mohon jangan ganggu aku lagi"
"Apa belum cukup dulu kamu menyiksaku apa sekarang kamu ingin menangkapku dan menyiksa aku dan juga anakku,hikss"teriak dunk
Anak-anak yang baru saja akan mengganti bajunya dan mendengar suara bunanya pun segera keluar dari kamar.
"Om siapa tolong pergi dan jangan buat Buna kami menangis"tegas Johan
"Om ini Deddy kamu sayang"Joong
"Bukan dia bukan de"dunk
"Jika kamu berkata bukan maka terpaksa aku akan menggunakan jalur hukum untuk mengambil anakku dari kamu secara paksa kamu tidak tahu aku siapa,hmm"bisik Joong di telinganya dunk
"Hikss kamu tega apa salahku mengapa kamu masih saja menggangguku"dunk
"Buna jangan menangis tenang saja ada kami Buna"Johan
"Hikss Buna gak menangis sayang"dunk
"Buna om itu siapa apa benar om itu Deddy kamu"Dina
"I-iya Dina"dunk
"Deddy"Dina
"Jangan memanggil orang yang membuat Buna menangis itu dengan sebutan Deddy, Dina"Johan
"Anak ini mengapa mirip sekali dengan diriku"batin Joong
"Heh apa kalian tidak merindukan Deddy kalian ini"Joong
"Ded"Dina
"DINA"Johan
"Maaf phi, hikss"Dina
"Sudah jangan seperti itu dengan nongmu aku ini Deddy kalian bukan kah begitu dunk?"senyum Joong
"S-sayang dia itu Deddy kalian jadi panggil Deddy ya"senyum yang terpaksa dari bibir dunk
"Deddy Dina kangen"segera memeluk Joong
"Dina"Johan
"Nama kamu Dina ya Deddy juga kangen kamu sayang dan nama phi kamu siapa"Joong
"Iya nama aku Dina Deddy dan phiku itu namanya Johan kata Buna nama kami diambil dari huruf depan nama Deddy dan juga Buna tapi Buna tidak pernah bilang keberadaan Deddy"
"Setiap kami tanya pasti Buna akan menangis jadi kami tidak sanggup untuk nanya ke Buna lagi"sedih dina
"Benar begitu dunk"Joong
"Tidak itu tidak benar"dunk
"Jangan berbohong dunk anak kecil selalu berkata jujur"Joong
"Udah selesai kan bisakah kamu pergi aku mohon jangan ganggu kami"dunk
"Aku pergi? mungkin itu hanya ada di mimpi kamu dunk"Joong
-------
Sudah beberapa jam Joong bermain dengan Dina sedangkan Johan jangankan bermain manggil saja dia tidak mau Johan hanya terus memeluk bunanya di sofa sedangkan Dina dan Joong tengah bermain dilantai.
KAMU SEDANG MEMBACA
Tuan Joong (End)
Romance"Lepaskan aku phi Joong aku tidak melakukannya"dunk "kamu membunuhnya dunk"Joong
